News Aspirasi Rakyat - Faktual, Investigatif, Berimbang
Foto

NEWS ASPIRASI RAKYAT, SOE TTS – Tari Ma’ekat adalah Tari pengikat kembali persaudaraan yang sebelumnya telah terjadi silang pendapat dan permusuhan yang berakhir dengan peperangan dasyat yang mengalami korban jiwa.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Kebudayaan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Oktan K.R. Betty, S Hut, saat diwawancarai media ini ketika usai menyaksikan peragaan dan perekaman Tari Ma’ekat bertempat di halaman kantor Bupati TTS pada hari Minggu, 20 Juni 2021. 

Kata Oktan, bahwa sesuai Ceritera turun temurun para tetua adat 3 Swapraja Amanuban, Molo dan Amanatun, pada jaman dahulu sering terjadi peperangan antar kelompok masyarakat untuk memperebutkan lahan tanah pertanian yang dikuasai secara berlebihan oleh salah satu kelompok masyarakat lainnya.

Dia mengisahkan, bahwa zaman dulu, kelompok masyarakat yang hidup sulit karena tidak memiliki lahan bercocok tanam datang meminta pada kelompok yang punya lahan berlebihan agar diberikan keluasan menggarap sebagian tanah untuk kelangsungan kehidupan. Permintaan dilakukan secara adat membawa Oko Mama berisikan uang perak.

“Permintaan secara adat dilakukan selama 3 kali dan jika permintaan secara baik-baik itu tetap ditolak selama 3 kali maka kelompok masyarakat yang meminta tersebut akan memohon ijin kepala suku atau usif (Raja Suku) untuk melakukan peperangan merebut sebagaian lahan tersebut,”ucap Oktan.

Dijelaskannya, jika telah menang perang maka dilakukan  perdamaian untuk mengikat kembali tali persaudaraan antar mereka, lalu tanah yang telah direbut itu digarap oleh kelompok masyarakat yang memenangkan peperangan itu dengan kesepakatan kedua belah pihak.

“Karena menyadari bahwa meraka adalah sesama manusia yang berasal dari satu pencipta maka dilakukan ritual khusus perdamaian kemudian melakukan tarian bersama sebagai ungkapan persaudaraan yang tak mungkin dipisahkan,”jelasnya.

Menurutnya, kata Ma’ekat memiliki arti Mempersatukan Kembali Persaudaraan yang ternoda karena Peperangan, yang diekspresikan lewat gerak-gerik menirukan gerakan Burung Elang Kuning dan Burung Elang Putih yang disebut Tari Ma’ekat. 

Katanya, Burung Elang Kuning simbol gerakan kasar dan tangkas  untuk maju dalam peperangan sedangkan burung Elang Putih simbol gerakan ketulusan dan kesucian hati mengikat persaudaraan. Oleh karena itu di dalam tari Ma’ekat  terdapat  2 jenis Tari yaitu Tari Perang dan Tari Persaudaraan.

“Kami akan meneruskan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Tari Ma’ekat ini kepada anak-anak sekolah sebagai generasi penerus budaya Timor Tengah Selatan untuk Kekayaan Budaya Indonesia,” tuturnya. (Vhegas/NewsAR)

0 0 votes
Article Rating

Baja Juga

Comment

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed

Proyek Insenerator Dinas LHK NTT Senilai Rp 5,9 M Bermasalah

Sab, 10 Jul 2021 12:39:24am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG – Proyek pembangunan Insenerator (mesin pengolah limbah B3) senilai  Rp 5,9 Milyar pada Dinas  Lingkungan Hidup...

Desa Kaeneno Terang, Kades dan Masyarakat Ucap Terimakasih Bapak Gubernur

Kam, 8 Jul 2021 05:07:04pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), Kamis 08/07/2021, bertempat di ruang kerjanya, ...

Pusat Kajian Pendidikan dan Budaya Dewantara Lakukan Webinar Kebangsaan Untuk  Menguatkan Rasa Nasionalisme

Rab, 7 Jul 2021 09:28:11am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA - Pusat Kajian Pendidikan dan Budaya Dewantara/Yayasan Karakter Pancasila, melakukan kegiatan Webinar Kebangsaan...

Pemimpin Harus Mampu Tarik Orang Lain Dengan Teladan

Sel, 29 Jun 2021 03:30:49am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, Kupang - Wakil Gubernur NTT,  Josef Nae Soi (JNS)  menegaskan, pemimpin harus mampu mewujudkan semangat perubahan lewat...

Vaksinasi Covid-19 bagi Anak 12-17 Tahun Segera Dimulai

Sen, 28 Jun 2021 10:12:16pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA - Pemerintah akan segera melakukan vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak berusia 12-17 tahun. Hal tersebut dipastikan...

Pengukuhan dan Pelantikan DPD Ikatan Alumni Lemhanas Provinsi NTT masa jabatan 2021-2026

Jum, 25 Jun 2021 01:51:54am

NEWS ASPIRASI RAKYAR.COM, KUPANG - Ketua Umum DPD DPD Ikatan Alumni Lemhanas, Jend. TNI. Purnawirawan Agum Gumelar melantik Dewan Pengurus Daerah...

Pater Gregorius Neonbasu SVD : Tari Perang Bernilai Sosial Untuk Kepentingan Bersama

Rab, 23 Jun 2021 05:33:37am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG – Pater Gregorius Neonbasu, SVD, yang adalah seorang antropolg asal NTT ini, mengatakan bahwa pada umumnya Tarian...

Ketua Umum PWRI Minta Bupati Bogor Jelaskan Maksud Ucapan Wartawan Bodrex

Sel, 22 Jun 2021 05:15:40pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Dr. Suriyanto PD angkat bicara terkait penyataan Bupati...

Kabid Kebudayaan TTS Oktan Betty : Tari  Ma’ekat adalah Tari Pengikat Persaudaraan  Setelah Perang

Sen, 21 Jun 2021 03:53:25am

NEWS ASPIRASI RAKYAT, SOE TTS – Tari Ma’ekat adalah Tari pengikat kembali persaudaraan yang sebelumnya telah terjadi silang pendapat dan...

Tim Peneliti BPNB Provinsi Bali : Tari Ma’ekat Adalah Ceritera Kegigihan Perang Manjaga Tanah Ulayat

Ming, 20 Jun 2021 04:47:39pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, SOE TTS – Tim Peneliti Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Provinsi Bali, yang terdiri dari I Gusti Ayu Armini,...

Video Terbaru

iklan-bupati-ende-yg-di-pake

Berita Terbaru

Pendidikan Terbaru

Pendidikan Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Lewat ke baris perkakas