News Aspirasi Rakyat - Faktual, Investigatif, Berimbang
5 Jan 2021

TPDI NTT LAPORKAN KABALAI BP2JK NTT KE KPK

Admin - Dilihat 57 kali
foto

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM

KUPANG – Tim Pembela Demokrasi Indonesia NTT, Merdian Dewanta Dado, SH akhirnya melaporkan Kepala Balai Pelayanan Pelelangan Jasa Konstruksi (BP2JK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Andi Simil Safril ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi dalam proses lelang paket proyek pengerjaan Jalan Nasional Trans Flores, ruas Nangaroro-Maunori-Raja senilai Rp 32,8 Milyar.

Demikian disampaikan Advokat PERADI sekaligus Koordinator Tim Pembela Demokrasi  Indonesia Wilayah NTT/TPDI NTT, Meridian Dewanta Dado, SH melalui press rilis yang diterima Tim Media ini pada Senin (4/01/2021).

“Sebab berdasarkan informasi yang kami terima, ada kontraktor  tertentu yang berkepentingan untuk memenangkan proyek itu. Lalu mereka menggunakan berbagai daya upaya; berupa suap dan pemberian janji-janji kepada oknum pejabat penting dan penentu dalam proyek dimaksud,” ujar Meridian.

Oleh karena itu, lanjut Merdian, bila proyek dimaksud  tetap dipaksakan tender ulang /pemasukan penawaran ulang, maka semakin kuat dugaan bahwa Kabalai BP2JK NTT terindikasi telah tersandera kepentingan kontraktor tertentu untuk memenangkan proyek dimaksud.

“Mengikuti perkembangan tender proyek pengerjaan Jalan Trans Flores, ruas Nangaroro -Maunori – Raja senilai Rp 32,8 Milyar yang gagal sebagai akibat adanya sanggahan para peserta, TPDI NTT patut mencurigai adanya dua perbedaan sikap yang saling bertolak belakang satu sama lain antara dua orang pejabat tinggi pada institusi Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) NTT,” jelasnya.

Perbedaan sikap, kata Meridian, yang saling bertolak belakang satu sama lain itu tampak saat Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Wilayah IV Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) NTT Nino Sutrisno, ST, MT menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk melakukan tender ulang atau pemasukan penawaran ulang. Dan sesuai sanggahan dari peserta lelang, sebaiknya harus menunjuk saja pemenang tender dari salah satu peserta tender yang memenuhi syarat sebagai pemenang tender tersebut.

“Alasannya,  Pokja BP2JK NTT juga telah mengakui sanggahan dari peserta  lelang (PT. Novita Karya Taga, red) atas hasil evaluasi tender dan sanggahan mereka dinyatakan benar oleh Pokja BP2JK NTT,” tandasnya.

Koordinator TPDI NTT itu menambahkan, bahwa oleh karena Pokja sudah mengakui kebenaran sanggahan, maka kabalai BP2JK NTT dan anggota Pokja tinggal umumkan saja pemenang yang logis dan tidak menyalahi dokumen penawaran serta mengingat efisiensi waktu pelaksanaan pekerjaan.

Sementara itu Kepala Balai (Kabalai) BP2JK NTT, Andi Simil Safril justru menyatakan proyek Jalan Trans Flores, ruas Nangaroro -Maunori – Raja senilai Rp 32,8 Milyar harus dilakukan pemasukan penawaran ulang sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2020 Tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi Melalui Penyedia, dimana Pokja BP2JK NTT kini sedang melakukan persiapan terhadap proyek tersebut.

Menurut Meridian, TPDI NTT  justru sudah membaca secara menyeluruh Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia (RI) Nomor 14 Tahun 2020 Tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi Melalui Penyedia. Namun, didalam peraturan itu tidak ada satu pasal dan tidak ada satu ayat pun yang bisa menjadi rujukan untuk dilakukannya tender ulang /pemasukan ulang penawaran terhadap proyek Jalan Trans Flores, ruas Nangaroro -Maunori – Raja.

“Besok (Rabu, 06/01/2021), saya akan ke gedung KPK lagi untuk menyerahkan dokumen lelang kepada penyidik,” imbuhnya. (NAR/tim)

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM

KUPANG – Tim Pembela Demokrasi Indonesia NTT, Merdian Dewanta Dado, SH akhirnya melaporkan Kepala Balai Pelayanan Pelelangan Jasa Konstruksi (BP2JK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Andi Simil Safril ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi dalam proses lelang paket proyek pengerjaan Jalan Nasional Trans Flores, ruas Nangaroro-Maunori-Raja senilai Rp 32,8 Milyar.

Demikian disampaikan Advokat PERADI sekaligus Koordinator Tim Pembela Demokrasi  Indonesia Wilayah NTT/TPDI NTT, Meridian Dewanta Dado, SH melalui press rilis yang diterima Tim Media ini pada Senin (4/01/2021).

“Sebab berdasarkan informasi yang kami terima, ada kontraktor  tertentu yang berkepentingan untuk memenangkan proyek itu. Lalu mereka menggunakan berbagai daya upaya; berupa suap dan pemberian janji-janji kepada oknum pejabat penting dan penentu dalam proyek dimaksud,” ujar Meridian.

Oleh karena itu, lanjut Merdian, bila proyek dimaksud  tetap dipaksakan tender ulang /pemasukan penawaran ulang, maka semakin kuat dugaan bahwa Kabalai BP2JK NTT terindikasi telah tersandera kepentingan kontraktor tertentu untuk memenangkan proyek dimaksud.

“Mengikuti perkembangan tender proyek pengerjaan Jalan Trans Flores, ruas Nangaroro -Maunori – Raja senilai Rp 32,8 Milyar yang gagal sebagai akibat adanya sanggahan para peserta, TPDI NTT patut mencurigai adanya dua perbedaan sikap yang saling bertolak belakang satu sama lain antara dua orang pejabat tinggi pada institusi Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) NTT,” jelasnya.

Perbedaan sikap, kata Meridian, yang saling bertolak belakang satu sama lain itu tampak saat Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Wilayah IV Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) NTT Nino Sutrisno, ST, MT menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk melakukan tender ulang atau pemasukan penawaran ulang. Dan sesuai sanggahan dari peserta lelang, sebaiknya harus menunjuk saja pemenang tender dari salah satu peserta tender yang memenuhi syarat sebagai pemenang tender tersebut.

“Alasannya,  Pokja BP2JK NTT juga telah mengakui sanggahan dari peserta  lelang (PT. Novita Karya Taga, red) atas hasil evaluasi tender dan sanggahan mereka dinyatakan benar oleh Pokja BP2JK NTT,” tandasnya.

Koordinator TPDI NTT itu menambahkan, bahwa oleh karena Pokja sudah mengakui kebenaran sanggahan, maka kabalai BP2JK NTT dan anggota Pokja tinggal umumkan saja pemenang yang logis dan tidak menyalahi dokumen penawaran serta mengingat efisiensi waktu pelaksanaan pekerjaan.

Sementara itu Kepala Balai (Kabalai) BP2JK NTT, Andi Simil Safril justru menyatakan proyek Jalan Trans Flores, ruas Nangaroro -Maunori – Raja senilai Rp 32,8 Milyar harus dilakukan pemasukan penawaran ulang sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2020 Tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi Melalui Penyedia, dimana Pokja BP2JK NTT kini sedang melakukan persiapan terhadap proyek tersebut.

Menurut Meridian, TPDI NTT  justru sudah membaca secara menyeluruh Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia (RI) Nomor 14 Tahun 2020 Tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi Melalui Penyedia. Namun, didalam peraturan itu tidak ada satu pasal dan tidak ada satu ayat pun yang bisa menjadi rujukan untuk dilakukannya tender ulang /pemasukan ulang penawaran terhadap proyek Jalan Trans Flores, ruas Nangaroro -Maunori – Raja.

“Besok (Rabu, 06/01/2021), saya akan ke gedung KPK lagi untuk menyerahkan dokumen lelang kepada penyidik,” imbuhnya. (NAR/tim)

0 0 votes
Article Rating

Baja Juga

Comment

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed

Diduga Ada Komplotan Pembobol Rekening Nasabah Rebeka Adu, Sejumlah 3 M di Bank Bukopin Cabang Kupang

Ming, 16 Mei 2021 02:42:11am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG | Diduga ada komplotan pembobolan rekening nasabah an. Rebeka Adu Tadak di Bank Bukopin Kupang sebesar Rp...

Diduga Ada Pembobolan Rekening Nasabah Bank Bukopin Rp 3 M

Sel, 11 Mei 2021 06:17:33am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG | Diduga ada pembobolan rekening nasabah Bank Bukopin Cabang Kupang an.  Rebeka Adu Tadak (60 tahun) senilai Rp...

Wakil Gubernur NTT Josef A. Nae Soi, Audiens Dengan Bupati dan Wakil Bupati Malaka

Sen, 10 Mei 2021 12:44:49pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG | Wakil Gubernur NTT Drs. Josef A. Nae Soi MM menerima kunjungan Bupati Malaka Simon Nahak dan Wakil Bupati Louise...

RTO Gelar Safari Ramadhan Bertajuk “Ngemall Bareng Anak Yatim-Piatu”

Sen, 10 Mei 2021 11:37:44am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG - Relawan Tho Oghie (RTO) menggelar kegiatan Safari Ramadhan 1442H bertajuk Ngemall Bareng Anak Yatim-Piatu/Dhuafa,...

Penyerahan Simbolis Bingkisan Lebaran di Denmatra 2 Paskhas

Sab, 8 Mei 2021 02:28:24am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, MALANG | tni-au.mil.id, Memberitakan bahwa TNI AU KORPASKHAS Komandan Detasemen Matra 2 Paskhas memberikan bingkisan...

Densus 88 Tangkap Buron Teroris Yusuf Iskandar

Sab, 8 Mei 2021 02:04:58am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA | Teroris buron Densus 88, Yusuf Iskandar alias Jerry, ditangkap. Yusuf diduga terlibat dalam perencanaan dan...

Permohonan Kepailitan Tidak Memerlukan Izin OJK

Jum, 7 Mei 2021 06:26:27am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA | Permohonan Kepailitan alias Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) tidak memerlukan izin Otoritas Jasa...

SSV Dewil Timor dan Alor Lakukan Kegiatan Peduli Kasih Bagi Korban Badai Seroja

Kam, 6 Mei 2021 01:57:56pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG | Serikat Sosial Santo Vinsensius (SSV) Dewan Wilayah Timor dan Alor, melakukan kegiatan peduli Kasih terhadap warga...

Partai Golkar NTT Usung Josef Nae Soi dan Melki Laka Lena Jadi Balon Gubernur NTT

Kam, 6 Mei 2021 05:22:28am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG | Partai Golkar NTT secara resmi mengumumkan sejumlah nama bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur   untuk dinilai...

Gubernur Viktor Laiskodat Ingin Pendidikan di NTT Berdampak Pembangunan di Berbagai Sektor

Kam, 6 Mei 2021 01:58:21am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan pendidikan di NTT harus bisa adaptif terhadap potensi daerah...

Video Terbaru

iklan-bupati-ende-yg-di-pake

Berita Terbaru

Pendidikan Terbaru

Pendidikan Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Lewat ke baris perkakas