News Aspirasi Rakyat - Faktual, Investigatif, Berimbang
19 Sep 2020

Temuan BPK : GOR Oepoi yang Mangkrak Senilai Rp 13,3 M

Admin - Dilihat 124 kali
IMG-20200919-WA0020

Kupang, News Aspirasi Rakyat.Com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan NTT menemukan Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP) Gelanggang Olah Raga (GOR) Oepoi tahun 2013 bernilai Rp 13.390.000.000.

Pembangunan GOR Oepoi tersebut mangkrak dan belum dilanjutkan kembali hingga saat ini.
Temuan tersebut tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Sistem Pengendalian Intern atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi NTT Tahun Anggaran (TA) 2019, Nomor; 73.b/LHP/XIX.KUP/06/2020, tertanggal 17 Juni 2020.

Berdasarkan copian LHP BPK yang diperoleh tim media ini, pemeriksaan BPK terhadap dokumen aset Pemprov NTT, menemukan adanya proyek pembangunan GOR Oepoi senilai Rp 13.390.000.000. GOR tersebut dibangun di atas lahan Pemprov NTT namun pembangunannya mangkrak atau belum dilanjutkan hingga saat ini.

Proyek itu dibiayai dari dana APBN senilai Rp 10.390.000.000 dan APBD NTT senilai Rp 3.000.000.000 yang dibelanjakan pada tahun 2013 melalui SP2D Nomor 281/1.20.00/SP2D/LS/2013, tertanggal 11 Maret 2013 yang dicatat sebagai Belanja Hibah kepada Komite Pembangunan GOR.
Pemeriksaan BPK RI terhadap Neraca Daerah, diketahui aset tersebut tidak tercatat sebagai KDP (Kontruksi Dalam Pengerjaan, red) sedangkan dalam CaLK tidak dijelaskan statusnya.

Menurut BPK, kondisi tersebut tidak sesuai dengan :

  1. Buletin Teknis Nomor 15 Tentang Akuntansi Aset Tetap Berbasis Akrual Bab VII tentang Akuntansi Konstruksi Dalam Pengerjaan Poin 7.2. Pengakuan Konstruksi Dalam Pengerjaan yang menyatakan bahwa: “Dalam beberapa kasus, suatu KDP dapat saja dihentikan pembangannya oleh karena ketidaktersediaan dana, kondisi politik, ataupun kejadian-kejadian lainnya.
    Penghentian KDP dapat berupa penghentian sementara dan penghentian permanen. Namun jika suatu KDP dihentikan pembangunannya untuk sementara waktu, maka KDP tersebut tetap dicantumkan ke dalam neraca dan kejadian ini diungkapkan secara memadai di dalam catatan atas Laporan Keuangan.”
  2. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik daerah pada : 1) Pasal 296 ayat (1), yang menyatakan bahwa Pengelola Barang, Pengguna dan/atau Kuasa Pengguna Barang wajib melakukan pengamanan Barang Milik Daerah yang dalam penguasaannya; 2) ayat (2), yang menyatakan bahwa pengamanan Barang Milik Daerah meliputi : (a) Pengamanan fisik; (b) Pengamanan administrasi; (c) Pengamanan Hukum;
  3. Peraturan Daerah Provinsi NTT Nomor 12 Tahun 2028 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah pada Pasal 70 ayat (1) yaitu Pengguna Barang melakukan pemantauan dan penertiban terhadap penggunaan, pemanfaatan, pemintahtanganan, penatausahaan, pemeliharaan, dan pengamanan barang milik daerah yang berada dalam penguasaannya.

Kondisi tersebut mengakibatkan aset KDP tidak dapat segera dimanfaatkan untuk pelayanan masyarakat. Kondisi tersebut disebabkan oleh kebijakan kelanjutan penyelesaian aset KDP belum jelas.

Atas permasalahan tersebut, Kepala BPAD Provinsi NTT selaku Pejabat Penatausahaan Barang menyatakan menerima dan akan melakukan upaya-upaya perbaikan bersama OPD terkait. BPK RI juga merekomendasikan kepada Gubernur NTT agar menginstruksikan Sekretaris Daerah selaku Pengelola BMD (Barang Milik Daerah) untuk memastikan kelanjutan penyelesaian aset KDP. (nar/tim)

5 2 votes
Article Rating

Baja Juga

Comment

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed

Wagub JNS : NTT Bangga Atas Prestasi Raju Sena Seran

Sab, 25 Sep 2021 05:31:25pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG - Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (JNS) menerima Raju Sena Seran, Atlet Peraih Medali Perak dan Perunggu PON XX...

DEKRANASDA NTT LAUNCHING “HAYDRINK” LIBATKAN MAHASISWA FARMASI

Jum, 24 Sep 2021 08:16:15am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG - Dewan Kerajinan Nasional Daerah ( Dekranasda) Provinsi NTT berkolanborasi  dengan Dapur Kelor Indonesia...

GUBENRNUR NTT : PARA ARSITEK ADALAH MANUSIA IMAJINATIF

Kam, 23 Sep 2021 11:43:45am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) beraudiens dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI)  NTT di ruang...

Kemendagri Revisi Peraturan Tentang Pengelolaan Aset Desa

Kam, 23 Sep 2021 05:49:19am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, BOGOR - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Kementerian dan  Lembaga terkait menyelenggarakan  “Workshop...

MENGGUGAT HARAPAN KAUM PAPA DI MUSIM PANDEMI

Jum, 17 Sep 2021 09:57:32am

Wajah-wajah diam  berbalut masker berdiri di pintu rumah tak beratap sambil memandang kosong jauh mengambang. Tatapan mata mereka tampak layu tak...

Anggota DPRD Kota Kupang Tanggapi Serius Jalan Rusak di Oebufu

Jum, 17 Sep 2021 03:26:11am

KOTA KUPANG, NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, Adrianus Tali,  meminta kepada Pemerintah Kota...

Jalan Ambruk, Warga Minta Pemkot Kupang Sikapi Serius

Rab, 15 Sep 2021 03:49:28am

KOTA KUPANG. NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM  – Jalan Taebenu yang berlokasi di RT 04, RW 01, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, longsor...

Percepatan Vaksinasi Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional

Sel, 14 Sep 2021 01:31:15am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, percepatan vaksinasi bagi masyarakat...

Wagub NTT Kukuhkan Satgas SPIP Terintegrasi

Sab, 11 Sep 2021 12:10:51am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, Kupang - Wakil Gubernur NTT Drs. Josef Adreanus Nae Soi, MM, mengukuhkan Satuan Tugas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah...

Presiden Joko Widodo Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Wajo

Kam, 9 Sep 2021 10:31:02am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengawali kunjungan kerjanya di Provinsi Sulawesi...

MASTER IKLAN PEMPTOV NTT 17 AGUSTUS

Video Terbaru

iklan-bupati-ende-yg-di-pake
Iklan Ucapan Natal Dinas PUPR Prov NTT 2020

Berita Terbaru

Pendidikan Terbaru

Pendidikan Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Lewat ke baris perkakas