News Aspirasi Rakyat - Faktual, Investigatif, Berimbang
Foto

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM

 KOTA KUPANG – Kasus pengeroyokan terhadap wartawan gardamalaka.com, terkesan sangat lambat ditangani oleh pihak Polda NTT. Kasus yang terjadi di Malaka itu awalnya  ditangani oleh Polres Malaka, tetapi karena tidak tuntas maka dilimpahkan ke Polda NTT dengan harapan dapat dituntaskan secepatnya namun sampai saat ini pihak korban tak pernah mengetahui lagi perkembanganya.

Demikian  diungkapkan oleh Ketua Persatuan Wartawan Online Indonesia (PWOIN)  DPW NTT, Johanes Henuk, S.Pd, saat diwawancarai media ini di rumahnya bilangan Oepura Kupang, pada hari Kamis, (07/01/2021).

Johanes Henuk, mengatakan, sebagai sesama wartawan, dirinya merasa kesal dan prihatin sebab kasus tersebut terkesan sangat berlarut-larut penangananya oleh pihak Polda NTT sehingga dia menduga ada tembang pilih dalam penanganan kasus yang menimpa wartawan gardamalaka.com.

“Waktu itu Polres Malaka tidak tuntas selesaikan kasus ini sehingga dilimpahkan ke Polda NTT agar cepat dituntaskan namun sampai saat ini masalah tersebut masih mengendap dan tak ada kabar kelanjutan urusanya,”ucap Johanes.

Johanes mengatakan, bahwa Kapolda NTT ketika bertemu para awak media di Kabupaten Malaka beberapa waktu lalu mengatakan bahwa ‘hukum tidak  tembang pilih’.

Oleh karena itu Johanes meminta agar Polda NTT segera melanjutkan proses penanganan penyelidikan kasus pengeroyokan terhadap wartawan garda malaka sehingga adanya kepastian hukum sesuai undang-undang yang berlaku.

“Wartawan juga adalah salah satu garda terdepan yang berjuang untuk membangun NKRI. Semoga bapak Kapolda mendorong kasus ini agar segera selesai sehingga adanya keadilan hukum,” pinta Johanes.

Johanes mengatakan, dirinya sangat menyesal dengan proses kasus kekerasan terhadap wartawan Malaka, yang belum tuntas dan masih mengendap di Polda NTT.

Dikatakanya  bahwa   jurnalis adalah profesi yang dilindungi UU, baik ketika mencari informasi ataupun hak untuk melindungi nara sumber. Tetapi tetap saja jurnalis masih dihadang oleh para penguasa dan preman,” papar Johanes.

Johanes menaruh harapan yang besar  ke pihak Polda NTT untuk segera menuntaskan kasus ini. Namun apabila tidak bisa dituntaskan oleh pihak Polda maka dengan bukti-bukti yang ada, pihak korban bersama para wartawan peduli keadilan akan melanjutkan kasus ini ke Mabes Polri untuk mendapat kepastian dan keadilan hukum.

 Untuk diketahui, sebelumnya telah diberitakan bahwa  seorang wartawan media online gardamalaka.com melakukan pengambilan video dan gambar untuk dokumentasi publikasi, tiba-tiba seseorang yang disebut-sebut bernama Mugen mengenakan seragam loreng AMPG (Angkatan Muda Partai Golkar) mendekat sambil berteriak agar menghapus video dan gambar yang baru diambil itu.

Kemudian, dari belakang dirinya mendapat pukulan beruntun dari salah seorang bernama Anarki Sergius Klau, Pengurus Anak Ranting Partai Golkar Kecamatan Malaka Barat Provinsi NTT. Peristiwa itu terjadi pada Kamis 15/10/2020, di Desa Haitimuk Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka, mengakibatkan korban alami  pembengkakan serius di kepala bagian belakang, dan dilaporkan ke Polres Malaka pada bulan oktober namun sampai saat ini belum membuahkan hasil.

Kuasa hukum korban Melkianus Conterius Seran, SH minta tindakan tegas dan kerja nyata dari Polri khususnya Kapolda NTT untuk memberikan atensi, lantaran kasus ini dilimpahkan ke Polda NTT.

“Terhadap ketiga tersangka yang saat ini masih berkeliaran yakni Raymundus Seran Klau Anggota DPRD Malaka Fraksi Golkar, Sergius Fransiskus Klau ketua Ranting partai Golkar kecamatan Malaka Barat dan Yohanes Seran anggota AMPG Kabupaten Malaka”, ujarnya, Rabu, (16/12/2020).

Melkianus meminta kepada penyidik polda NTT untuk segera menangkap dan menahan tiga pelaku pengeroyokan wartawan garda malaka karena ketiga pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Hal itu dinilai perlu dilakukan karena legal reasoningnya untuk memperlancar proses hukum kasus yang tengah berjalan sehingga tidak terjadi kemacetan-kemacetan dalam proses hukum. Korban butuh kepastian hukum dan keadilan atas penangan kasus ini, tegasnya.

Terkait hal itu, Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif saat ditemui awak wartawan di Sekretariat KPUD Malaka, Selasa, (15/12/2020), mengaku kasus kekerasan terhadap wartawan di Malaka sudah dalam proses.

“Tadi sudah ditanyakan kepada Kasat Reskrim, untuk dilanjutkan 3 tersangka kasus itu, akan diproses. Sudah ada tim dari Polda untuk tangani kasus itu, dan tentu akan dituntaskan, kita akan tetap proses sesuai prosedur yang berlaku,” tutup Latif.

Dilain sisi, organisasi wartawan PWOIN sudah mengeluarkan statement kecaman keras atas tindakan kekerasan terhadap wartawan itu. Ketua Advokasi PWOIN Gus Joy S. SH, SHI, S.Sos, MH meminta agar pelaku dikenakan pasal berlapis Pasal 170 KHUP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara dan tambahan Undang-Undang No 40 tahun 1999 tentang Pers ancaman pidana paling lama 2 tahun penjara, tegas Gus Joy. ( NAR/red/berbagai sumber)

0 0 vote
Article Rating

Baja Juga

Comment

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed

Kemensos Gandeng Dukcapil Kemendagri Rekam Data KTP-el Warga Marginal

Jum, 15 Jan 2021 02:45:08pm

JAKARTA, NEWS ASPIRASI RAKYAT.com - Pemerintah memberikan program perlindungan sosial bagi warga penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS)....

TIM KUASA HUKUM PASANGAN SBS-TAOLIN DILAPORKAN KE POLDA NTT

Jum, 15 Jan 2021 02:55:11am

KUPANG, NEWS ASPIRASI RAKYAT.com - Anggota Tim Kuasa Hukum Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Malaka Nomor Urut 2, Stefanus Bria Seran-Wendelinus...

Araksi : Kasus Bawang Merah Malaka P21, Proficiat Kepada Polda NTT

Jum, 15 Jan 2021 02:19:52am

KUPANG, NEWS ASPIRASI RAKYAT.com – Berkas Perkara kasus dugaan korupsi proyek  benih bawang merah Kabupaten Malaka dengan nilai kerugian negara Rp...

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat Terpapar Positif Covid-19

Rab, 13 Jan 2021 04:33:58am

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat Terpapar Positif Covid-19 KUPANG – Setelah dilakukan pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction),...

Longsor  Yang Sering Menutup Jalan Provinsi Ruas Noa-Golowelu, Perlu Atasi Kemiringan Dinding Tebing

Rab, 13 Jan 2021 02:35:39am

Longsor  Yang Sering Menutup Jalan Provinsi Ruas Noa-Golowelu, Perlu Atasi Kemiringan Dinding Tebing NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM KUPANG - Pemerintah...

Sering Longsor, Pemprov NTT akan Lakukan Penanganan Darurat di Jalan Provinsi Noa-Golowelu Bersama Pemda Mabar

Rab, 13 Jan 2021 12:59:18am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM KUPANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT akan melakukan penanganan darurat terhadap Jalan Provinsi, Ruas Noa-Golowelu...

Hari Ini Vaksin Pertama Disuntikan Kepada Presiden Joko Widodo

Sel, 12 Jan 2021 11:44:54pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM JAKARTA - Hari ini, Rabu (13.1/2021), pukul 10.00. pagi, Pemerintah memulai vaksinasi Covid-19 yang pertama. Dan sesuai...

KETUA DPW PWOIN NTT:KASUS PENGEROYOKAN WARTAWAN MASIH MENGENDAP DI POLDA NTT

Sen, 11 Jan 2021 09:15:57am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM  KOTA KUPANG – Kasus pengeroyokan terhadap wartawan gardamalaka.com, terkesan sangat lambat ditangani oleh pihak Polda...

Dikabarkan Kotak Hitam Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Telah Ditemukan

Sen, 11 Jan 2021 07:18:55am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM JAKARTA -Tim gabungan dikabarkan telah menemukan black box (kota hitam) pesawat Sriwijaya Air SJ-182  pagi tadi di...

Berharap  Mukjizat Tuhan : Keluarga bicara Soal Sang Pramugari ‘Mia Tresetyani Wadu’

Sen, 11 Jan 2021 05:49:44am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM KUPANG - Mia Tresetyani Wadu (23) adalah salah satu pramugari pesawat Boeing 737-500 Sriwijaya Air PK-CLC Penerbangan...

Video Terbaru

iklan-bupati-ende-yg-di-pake

Berita Terbaru

Pendidikan Terbaru

Pendidikan Terbaru

Berita sosmed 2

Jum, 15 Nov 2019 02:18:45am

Berita medsos

Jum, 15 Nov 2019 02:16:13am
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Lewat ke baris perkakas