23 November 2020
News Aspirasi Rakyat - Faktual, Investigatif, Berimbang
IMG_20200520_121437

Kupang, News Aspirasi  Rakyat.Com – Sebanyak 7 Anggota BPD Letmafo Terpilih (versi November 2019) mengancam akan menggugat Bupati Timor Tengah Utara (TTU) di Pengadilan Tata Isaha Negara (PTUN) terkait pelantikan anggota BPD Letmafo versi ‘Camat Mesu’ (yang dipilih ulang pada 9 April 2020). Pelantikan itu dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Insana Tengah, Yohanes Yoseph Mesu atas nama Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes pada Rabu (27/5/20).

Demikian dikatakan Anggota BPD terpilih versi pemilihan 13 November 2019, Tony Leu dan Yance Tnesep kepada media ini pada Rabu (27/5/20) terkait informasi pelantikan BPD terpilih versi ‘Camat Mesu’ kemarin.

Tony Leu dan 6 (enam) orang rekannya yang lain berpendapat bahwa proses pelantikan BPD Letmafo versi ‘Camat Mesu’ kemarin sangat mencederai proses demokrasi di Desa tersebut. Padahal, menurut mereka, proses demokrasi di Desa Letmafo sedang berjalan dengan baik (difasilitasi DPRD TTU) untuk mengurai masalah pemilihan BPD Letmafo sesuai petunjuk Perda Nomor 11 tahun 2014 tentang Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Pelantikan itu membuktikan bahwa Bupati TTU sebagai Pemimpin Daerah dan Camat Mesu sebagai pemimpin wilayah tidak sanggup menggunakan akal sehatnya dalam menyelesaikan masalah BPD Letmafo. Melainkan main kuasa karena gengsi untuk menutup kelemahannya. Ini mengabaikan, bahkan mencederai proses demokrasi yang sementara berjalan di Desa Letmafo. Ini kecelakaan besar bagi demokrasi,” tandas Tony Leu.

Tony dan teman-temannya sangat menyesalkan adanya pelantikan BPD Letmafo versi ‘Camat Mesu’ karena sementara ini DPRD TTU sedang dalam proses memanggil unsur-unsur terkait sengketa BPD Letmafo (Dinas PMD TTU, Plt. Camat Insana Tengah, Pelapor (Forum Masyarakat Peduli/FMP) dan Panitia Pemilihan BPD Letmafo versi November 2019 sebagai Terlapor, red) untuk melakukan rapat Dengar Pendapat (RDP) dan menyelesaikan masalah tersebut sesuai petunjuk Perda Nomor 11 tahun 2014.

“Ketua DPRD TTU su omong bilang dia sedang panggil semua pihak terkait untuk RDP dan klarifikasi persoalan sesuai Perda Nomor 11 tahun 2014. Tapi Plt. Camat dan Bupati asal main lantik seenaknya saja tanpa mau melihat proses yang sementara berjalan. Lalu masalahnya sekarang bagaimana? Mau dikemanakan? Dihilangkan begitu saja? Oh, tidak bisa pak, kami akan gugat mereka sampai dimana pun demi keadilan,” tegasnya.

Hal senada juga dikatakan mantan Kepala Desa Letmafo, Laurentius Eno yang selama ini getol menentang keputusan Camat Mesu yang diduga memihak kubu tertentu, kepada media ini (Rabu, 27/5/2020) juga menyesalkan peristiwa pelantikan BPD Letmafo versi pemilihan 9/4/2020. Menurutnya pelantikan Anggota BPD Letmafo versi pemilihan 9 April 2020 menunjukkan bahwa Bupati TTU, Ray Fernandes sama kurang bijaknya dan kurang adilnya dengan Plt. Camat Insana Tengah.

Keduanya asal main kuasa (sewenang-wenang, red) tanpa pakai akal sehat untuk mencermati dan menganalisa serta mengklarifikasi dan memecahkan sengketa pemilihan BPD Letmafo. Bupati TTU dan Camat Mesu mengacaukan pedoman dan prinsip keadilan serta demokrasi di dalam masyarakat Desa Letmafo.

“Jika benar pelantikan hari ini berdasarkan perintah dan SK Bupati TTU, artinya Ia mengabaikan proses pencarian keadilan dari kami pihak terkait selaku tergugat. Kami menilai bapak Bupati TTU ‘berat sebelah, dan main kuasa tanpa pakai akal sehat untuk mencermati, mengklarifikasi, dan menganalisa serta memberi keputusan yang adil bagi kami,” kritiknya.

Lorentius menilai Bupati TTU dan Plt. Camat Mesu memihak penggugat (Forum Masyarakat Peduli Letmafo, red). “Bupati dan Camat “tutup mata’ terhadap proses demokrasi yang sedang berjalan untuk menemukan keadilan,” ujar Laurentius dengan geram.

Laurentius memastikan, bahwa selama belum ada proses mempertemukan kedua kubu bersengketa (tergugat dan penggugat, red) untuk mendengarkan klarifikasi dan mendapat solusi terbaik sesuai petunjuk Perda nomor 11 tahun 2014, maka ia dan kawan-kawan tetap akan menolak pelantikan BPD Letmafo versi ‘Camat Mesu’sebagai BPD definitif Letmafo.

Ia mendukung teman-teman BPD versi pemilihan 13 November 2019 untuk menempuh jalur hukum yakni gugatan perdata terhadap Bupati TTU dan Plt. Camat Insana Tengah di PTUN Kupang. “Selama belum ada proses demokrasi yang tepat dan adil untuk menyelesaikan sengketa BPD Letmafo, kami tetap akan menempuh jalur hukum yakni gugatan terhadap Bupati TTU dan Plt. Camat Insana Tengah,” ungkapnya.

Camat Insana Tengah, Yohanes Yosep Mesu yang dikonfirmasi media pada Selasa-Rabu (26-27/5/20) terkait adanya SK Pelantikan Bupati TTU dan adanya pelantikan BPD Letmafo versi pemilihan 9 April 2020 hari, selalu enggan menjawab telpon dan pesan WA wartawan.

Sementara itu, Plt. Kadis PMD TTU, Egidius Sanam yang dikonfirmasi media ini pada Selasa (26/5/20) malam pukul 21.37 Wita, membenarkan adanya SK Bupati TTU Tentang Penetapan BPD Letmafo. “Malam adik..iya sudah ada (sudah ada SK Bupati TTU Tentang Penetapan BPD Letmafo versi pemilihan tanggal 9 Mei 2020, red),” jawabnya.

Namun ketika diminta menyebut nomor SK Bupati atau copyan SK dimaksud, Egi Sanam menolak memberitahukannya kepada wartawan tanpa alasan yang jelas. “Mohon maaf tidak bisa. Saat pelantikan SK itu akan dibacakan. Soal jadwal pelantikan itu kewenangan Camat,” ujarnya.

Keesokannya (Rabu, 27/5/2020), saat dihubungi media untuk klarifikasi adanya pelantikan BPD Letmafo versi pemilihan 9/4/2020 atas rekomendasi Dinas PMD, tanpa menunggu RDP dengan DPRD TTU untuk klarifikasi, Plt. Kadis Egidius enggan menjawab telpon wartawan.

Ditelepon kali kedua, baru diangkat, tetapi yang menjawab telpon kedengaran suara perempuan paru baya dengan nada semangat. “Malam, maaf bapa lagi keluar, bapa lupa bawa HP, biasanya keluar malam begini bapa kasih tinggal HP,” bunyi suara itu sambil tertawa.

Ltim media juga mengkonfirmasi Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes (26/5/20) terkait adanya SK Bupati tentang pelantikan BPD Letmafo terpilih versi pemilihan 9 April 2020. Bupati TTU dua periode itu menjawab akan mengecek dulu adanya SK tersebut besok. “Nanti besok saya cek dulu e,” tulisnya singkat.

Lebih lanjut, diingatkan kembali terkait adanya upaya DPRD TTU untuk memanggil Dinas PMD TTU dan Plt.Camat Insana Tengah dan pihak bertikai pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD menyelesaikan masalah BPD Letmafo, yang hasilnya akan menjadi rekomendasi bagi Bupati untuk mengambil kebijakan/keputusan BPD Letmafo definitif, Bupati Ray menanggapi bahwa adanya SK tersebut karena ada hal lain yang mendesak yaitu soal pembagian BLT yang batas akhirnya bulan ini. “Ada hal lain yang mendesak, itu soal pembagian BLT, jadi batas waktu akhir bulan ini,” tulisnya singkat.

Ditanyai lebih lanjut pada Rabu (27/5/2020) malam pukul 19.10 dan pukul 21.00), terkait bagaimana dengan persoalan sengketa BPD Letmafo yang sementara ada, apakah dibiarkan saja/diabaikan? Bupati TTU dua periode itu pun enggan menjawab.

Seperti diberitakan sebelumnya, anngota BPD Letmafo hasil pemilihan November 2019 dibatalkan oleh Camat Mesu tanpa melakukan klarifikasi kexua pihak. Bahkan Camat Mesu memerintahkan pemilihan ulang BPD Letmafo pada April 2020. Hal itu mendapat protes tokoh masyarakat setempat, Lorentius Eno yang juga mantan Kades Letmafo. (nar/tim)

0 0 vote
Article Rating

Baja Juga

Comment

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed

KADIS PUPR PROV NTT , MAKSI NENABU : JALAN RUSAK DI KM 22 JURUSAN KUPANG BAUN SEGERA DIPERBAIKI

Ming, 22 Nov 2020 11:38:35pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM KUPANG – Ruas Jalan Provinsi Jurusan Kupang-Baun, tepatnya di Kilometer 22 desa Marena, dikeluhkan masyarakat setempat...

Tuntutan JPU Tidak Sesuai Fakta Sidang dan Dinilai Gagal Menegakan Keadilan

Kam, 19 Nov 2020 11:46:56pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM KUPANG - Penasihat Hukum Terdakwa Yohanes Sulayman (YS) dalam pledoi (nota pembelaannya, red) menilai Tuntutan Jaksa...

Sidang Tipikor : Jaksa Tuntut Stefanus 18,5 Tahun Penjara Karena Perkenalkan Debitur ke Bank

Sel, 17 Nov 2020 04:09:53pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM KUPANG - Karena menjual asetnya kepada 5 orang calon debitur Bank NTT dan memperkenalkannya kepada pihak Bank NTT, Jaksa...

PASIEN COVID-19 YANG SEMBUH KESULITAN HIDUP NORMAL

Sen, 16 Nov 2020 11:31:26pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM JAKARTA – Dilansir dari CNN Indonesia bahwa  studi terbaru menunjukkan pasien yang telah sembuh...

2 PENGENDARA MOTOR HADANG SEORANG IBU DENGAN PISAU DI SIMPANG JALAN INA BOI

Ming, 15 Nov 2020 12:36:03pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM KUPANG – Warga Kota Kupang diminta berhati-hati jika melewati simpang jalan raya seputaran Gedung Ina Boi Kota Baru....

STATUS COLLECT 2, KREDIT CV MM LINEN BELUM MACET

Ming, 15 Nov 2020 11:02:48am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM KUPANG -  Status kredit Direktur CV MM Linen, Yohanes Sulayman (YS) dengan nilai sekitar Rp 44 Milyar belum dapat...

JPU Tuntut 26,5 Tahun Penjara : PH YS katakan Sangat Fantastis Karena Tidak Ada Hal Yang Meringankan Terdakwa

Jum, 13 Nov 2020 04:41:06am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM KUPANG - Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Perkara Dugaan Korupsi Kredit Macet Bank NTT dengan terdakwa Yohanes Sulayman...

Sidang Lapangan Pemeriksaan Barang Bukti : Dugaan Korupsi Kredit Macer di Bank NTT

Sel, 10 Nov 2020 11:23:31pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM KUPANG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT menyita 14 bidang tanah milik terdakwa Stefanus Sulayman (SS) dan 1 unit Ruko di...

KELUARGA KORBAN HARAP HAKIM JATUHKAN VONIS YANG SEADIL ADILNYA ATAS PEMBUNUHAN BERENCANA NIKSON LENDE

Sen, 9 Nov 2020 09:57:35am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM SUMBA BARAT DAYA – Mengamati dan mencermati persidangan kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Nikson Lende (korban...

Ahli Perbankan : Pihak Ketiga Tak Bisa Dipidana Karena Kredit Macet Debitur Bank

Sen, 9 Nov 2020 06:09:09am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM KUPANG - Pihak ketiga/keluarga/pihak lain, baik rekan bisnis maupun pihak keluarga tidak dapat dimintai...

Video Terbaru

bannerrwr

Berita Terbaru

bannerrwr

Pendidikan Terbaru

Pendidikan Terbaru

Berita sosmed 2

Jum, 15 Nov 2019 02:18:45am

Berita medsos

Jum, 15 Nov 2019 02:16:13am
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Lewat ke baris perkakas