News Aspirasi Rakyat - Faktual, Investigatif, Berimbang
IMG_20200520_121437

Kupang, News Aspirasi  Rakyat.Com – Sebanyak 7 Anggota BPD Letmafo Terpilih (versi November 2019) mengancam akan menggugat Bupati Timor Tengah Utara (TTU) di Pengadilan Tata Isaha Negara (PTUN) terkait pelantikan anggota BPD Letmafo versi ‘Camat Mesu’ (yang dipilih ulang pada 9 April 2020). Pelantikan itu dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Insana Tengah, Yohanes Yoseph Mesu atas nama Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes pada Rabu (27/5/20).

Demikian dikatakan Anggota BPD terpilih versi pemilihan 13 November 2019, Tony Leu dan Yance Tnesep kepada media ini pada Rabu (27/5/20) terkait informasi pelantikan BPD terpilih versi ‘Camat Mesu’ kemarin.

Tony Leu dan 6 (enam) orang rekannya yang lain berpendapat bahwa proses pelantikan BPD Letmafo versi ‘Camat Mesu’ kemarin sangat mencederai proses demokrasi di Desa tersebut. Padahal, menurut mereka, proses demokrasi di Desa Letmafo sedang berjalan dengan baik (difasilitasi DPRD TTU) untuk mengurai masalah pemilihan BPD Letmafo sesuai petunjuk Perda Nomor 11 tahun 2014 tentang Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Pelantikan itu membuktikan bahwa Bupati TTU sebagai Pemimpin Daerah dan Camat Mesu sebagai pemimpin wilayah tidak sanggup menggunakan akal sehatnya dalam menyelesaikan masalah BPD Letmafo. Melainkan main kuasa karena gengsi untuk menutup kelemahannya. Ini mengabaikan, bahkan mencederai proses demokrasi yang sementara berjalan di Desa Letmafo. Ini kecelakaan besar bagi demokrasi,” tandas Tony Leu.

Tony dan teman-temannya sangat menyesalkan adanya pelantikan BPD Letmafo versi ‘Camat Mesu’ karena sementara ini DPRD TTU sedang dalam proses memanggil unsur-unsur terkait sengketa BPD Letmafo (Dinas PMD TTU, Plt. Camat Insana Tengah, Pelapor (Forum Masyarakat Peduli/FMP) dan Panitia Pemilihan BPD Letmafo versi November 2019 sebagai Terlapor, red) untuk melakukan rapat Dengar Pendapat (RDP) dan menyelesaikan masalah tersebut sesuai petunjuk Perda Nomor 11 tahun 2014.

“Ketua DPRD TTU su omong bilang dia sedang panggil semua pihak terkait untuk RDP dan klarifikasi persoalan sesuai Perda Nomor 11 tahun 2014. Tapi Plt. Camat dan Bupati asal main lantik seenaknya saja tanpa mau melihat proses yang sementara berjalan. Lalu masalahnya sekarang bagaimana? Mau dikemanakan? Dihilangkan begitu saja? Oh, tidak bisa pak, kami akan gugat mereka sampai dimana pun demi keadilan,” tegasnya.

Hal senada juga dikatakan mantan Kepala Desa Letmafo, Laurentius Eno yang selama ini getol menentang keputusan Camat Mesu yang diduga memihak kubu tertentu, kepada media ini (Rabu, 27/5/2020) juga menyesalkan peristiwa pelantikan BPD Letmafo versi pemilihan 9/4/2020. Menurutnya pelantikan Anggota BPD Letmafo versi pemilihan 9 April 2020 menunjukkan bahwa Bupati TTU, Ray Fernandes sama kurang bijaknya dan kurang adilnya dengan Plt. Camat Insana Tengah.

Keduanya asal main kuasa (sewenang-wenang, red) tanpa pakai akal sehat untuk mencermati dan menganalisa serta mengklarifikasi dan memecahkan sengketa pemilihan BPD Letmafo. Bupati TTU dan Camat Mesu mengacaukan pedoman dan prinsip keadilan serta demokrasi di dalam masyarakat Desa Letmafo.

“Jika benar pelantikan hari ini berdasarkan perintah dan SK Bupati TTU, artinya Ia mengabaikan proses pencarian keadilan dari kami pihak terkait selaku tergugat. Kami menilai bapak Bupati TTU ‘berat sebelah, dan main kuasa tanpa pakai akal sehat untuk mencermati, mengklarifikasi, dan menganalisa serta memberi keputusan yang adil bagi kami,” kritiknya.

Lorentius menilai Bupati TTU dan Plt. Camat Mesu memihak penggugat (Forum Masyarakat Peduli Letmafo, red). “Bupati dan Camat “tutup mata’ terhadap proses demokrasi yang sedang berjalan untuk menemukan keadilan,” ujar Laurentius dengan geram.

Laurentius memastikan, bahwa selama belum ada proses mempertemukan kedua kubu bersengketa (tergugat dan penggugat, red) untuk mendengarkan klarifikasi dan mendapat solusi terbaik sesuai petunjuk Perda nomor 11 tahun 2014, maka ia dan kawan-kawan tetap akan menolak pelantikan BPD Letmafo versi ‘Camat Mesu’sebagai BPD definitif Letmafo.

Ia mendukung teman-teman BPD versi pemilihan 13 November 2019 untuk menempuh jalur hukum yakni gugatan perdata terhadap Bupati TTU dan Plt. Camat Insana Tengah di PTUN Kupang. “Selama belum ada proses demokrasi yang tepat dan adil untuk menyelesaikan sengketa BPD Letmafo, kami tetap akan menempuh jalur hukum yakni gugatan terhadap Bupati TTU dan Plt. Camat Insana Tengah,” ungkapnya.

Camat Insana Tengah, Yohanes Yosep Mesu yang dikonfirmasi media pada Selasa-Rabu (26-27/5/20) terkait adanya SK Pelantikan Bupati TTU dan adanya pelantikan BPD Letmafo versi pemilihan 9 April 2020 hari, selalu enggan menjawab telpon dan pesan WA wartawan.

Sementara itu, Plt. Kadis PMD TTU, Egidius Sanam yang dikonfirmasi media ini pada Selasa (26/5/20) malam pukul 21.37 Wita, membenarkan adanya SK Bupati TTU Tentang Penetapan BPD Letmafo. “Malam adik..iya sudah ada (sudah ada SK Bupati TTU Tentang Penetapan BPD Letmafo versi pemilihan tanggal 9 Mei 2020, red),” jawabnya.

Namun ketika diminta menyebut nomor SK Bupati atau copyan SK dimaksud, Egi Sanam menolak memberitahukannya kepada wartawan tanpa alasan yang jelas. “Mohon maaf tidak bisa. Saat pelantikan SK itu akan dibacakan. Soal jadwal pelantikan itu kewenangan Camat,” ujarnya.

Keesokannya (Rabu, 27/5/2020), saat dihubungi media untuk klarifikasi adanya pelantikan BPD Letmafo versi pemilihan 9/4/2020 atas rekomendasi Dinas PMD, tanpa menunggu RDP dengan DPRD TTU untuk klarifikasi, Plt. Kadis Egidius enggan menjawab telpon wartawan.

Ditelepon kali kedua, baru diangkat, tetapi yang menjawab telpon kedengaran suara perempuan paru baya dengan nada semangat. “Malam, maaf bapa lagi keluar, bapa lupa bawa HP, biasanya keluar malam begini bapa kasih tinggal HP,” bunyi suara itu sambil tertawa.

Ltim media juga mengkonfirmasi Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes (26/5/20) terkait adanya SK Bupati tentang pelantikan BPD Letmafo terpilih versi pemilihan 9 April 2020. Bupati TTU dua periode itu menjawab akan mengecek dulu adanya SK tersebut besok. “Nanti besok saya cek dulu e,” tulisnya singkat.

Lebih lanjut, diingatkan kembali terkait adanya upaya DPRD TTU untuk memanggil Dinas PMD TTU dan Plt.Camat Insana Tengah dan pihak bertikai pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD menyelesaikan masalah BPD Letmafo, yang hasilnya akan menjadi rekomendasi bagi Bupati untuk mengambil kebijakan/keputusan BPD Letmafo definitif, Bupati Ray menanggapi bahwa adanya SK tersebut karena ada hal lain yang mendesak yaitu soal pembagian BLT yang batas akhirnya bulan ini. “Ada hal lain yang mendesak, itu soal pembagian BLT, jadi batas waktu akhir bulan ini,” tulisnya singkat.

Ditanyai lebih lanjut pada Rabu (27/5/2020) malam pukul 19.10 dan pukul 21.00), terkait bagaimana dengan persoalan sengketa BPD Letmafo yang sementara ada, apakah dibiarkan saja/diabaikan? Bupati TTU dua periode itu pun enggan menjawab.

Seperti diberitakan sebelumnya, anngota BPD Letmafo hasil pemilihan November 2019 dibatalkan oleh Camat Mesu tanpa melakukan klarifikasi kexua pihak. Bahkan Camat Mesu memerintahkan pemilihan ulang BPD Letmafo pada April 2020. Hal itu mendapat protes tokoh masyarakat setempat, Lorentius Eno yang juga mantan Kades Letmafo. (nar/tim)

0 0 vote
Article Rating

Baja Juga

Comment

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed

Edri Brow Media, Masuk Nominasi Indonesia Website Awards 2020

Kam, 4 Mar 2021 07:12:49pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG – Edri Brow Media - Desainer website Kupang, masuk nominasi Indonesia Website Awards 2020 pada kategori Webiste...

Kemendikbud Luncurkan Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK 

Rab, 3 Mar 2021 06:34:29pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan...

Pemprov NTT Memfasilitasi Lomba Putra-Putri Tari Tingkat Provinsi

Rab, 3 Mar 2021 06:01:49pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) melalui  UPTD Taman Budaya dan Dewan Kerajinan Daerah...

Masyarakat Diminta Hapus Konten Apabila Mendapat Teguran dari Polisi Virtual

Rab, 3 Mar 2021 01:54:43am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA – Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto meminta masyarakat segera menghapus postingan di media sosial (medsos)...

Gubernur VBL Minta BPKP Serius Lakukan Pendampingan Untuk Penertiban Administrasi Pemerintahan Daerah

Sen, 1 Mar 2021 12:01:18pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.com, KUPANG - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk...

PSPG LPPM UKI dan Pemprov NTT Lakukan Webinar Kopi  Sebagai Komoditas Unggulan : ‘NTT Bisa Defisit Jika Tidak Segera Diantisipasi’

Ming, 28 Feb 2021 07:42:56am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.com – Dalam upaya memajukan kehidupan perekonomian masyarakat NTT, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bekerjasama dengan...

Ibu Negara Canangkan Peningkatan Kesehatan dan Kualitas Lingkungan Masyarakat di Serang

Jum, 26 Feb 2021 02:16:02am

BANTEN, NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM - Pencanangan peningkatan kualitas kesehatan ini didasari oleh masih rendahnya kesadaran penggunaan jamban sendiri...

Komisi II DPRD Ende, Pastikan Pekerjaan Ruas Jalan Pu’ukungu-Orekose Tidak Rusak

Kam, 25 Feb 2021 03:28:14am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ende memastikan pekerjaan ruas Jalan Kabupaten Ende, ruas...

Presiden Joko Widodo Resmikan Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sika Nusa Tenggara Timur

Rab, 24 Feb 2021 02:51:35am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM,  MAUMERE - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur,...

PRESIDEN JOKOWI KE NTT : TINJAU LUMBUNG PANGAN DAN RESMIKAN BENDUNGAN NAPUN GETE

Sel, 23 Feb 2021 01:39:37am

JAKARTA, NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM – Humas Kemensetneg memberitakan bahwa Presiden Joko Widodo pada Selasa pagi, 23 Februari 2021, bertolak menuju...

Video Terbaru

iklan-bupati-ende-yg-di-pake

Berita Terbaru

Pendidikan Terbaru

Pendidikan Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Lewat ke baris perkakas