News Aspirasi Rakyat - Faktual, Investigatif, Berimbang
Foto
NEWS ASPIRASI RAKYAT.com, Jakarta – Undang-undang No. 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf mengamanatkan Badan Wakaf Indonesia (BWI) untuk mengembangkan perwakafan nasional sebagai upaya mewujudkan potensi dan manfaat ekonomis harta benda wakaf untuk kepentingan ibadah dan memajukan kesejahteraan umum. Dalam menjalankan amanat tersebut BWI tidak bisa sendiri. Untuk itu, BWI perlu bersinergi dengan para pemangku kepentingan terkait.
 “Berbagai upaya pengembangan perwakafan nasional yang dilakukan melalui sinergi dan kerja sama multi pihak ini diharapkan dapat semakin meningkatkan peran wakaf sebagai sumber dana sosial syariah yang sangat potensial bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin dalam acara Webinar Nasional Wakaf melalui konferensi video dari Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta, Jumat (07/04/2021).
Dalam webinar yang mengangkat tema “Era Baru Perwakafan Melalui Tranformasi Digital dan Penguatan Ekosistem” tersebut, Wapres mengungkapkan, saat ini BWI sebagai regulator dan pengawas perwakafan tengah berupaya mengembangkan ekosistem perwakafan nasional. Namun, masih terdapat beberapa tantangan, di antaranya  membangun kepercayaan publik, meningkatkan kapasitas dan kompetensi nazhir, literasi dan edukasi perwakafan, serta harmonisasi kelembagaan dan peraturan perundang-undangan.
 Ia pun berharap agar pengembangan Good Waqf Governance melalui Waqf Core Principles yang mencakup transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan dan pengembangan e-service atau layanan wakaf berbasis elektronik dalam membangun kepercayaan publik dapat terus ditingkatkan.
“Pemerintah mengapresiasi dukungan dan kontribusi yang diberikan oleh BI dalam memformulasikan Waqf Core Principles bersama BWI dan International Research of Training Institute-Islamic Development Bank. Saya berharap ke depan Waqf Core Principles ini dapat dimplementasikan dengan lebih baik,” ucap Wapres.
Sementara, untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi nazhir, telah dilakukan upgrading kompetensi secara berkelanjutan, magang dan sertifikasi serta pendirian Pusat Antar Universitas (PAU).
“Saat ini kita juga telah memiliki Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Nazhir, yang disusun bersama oleh BWI dan Kementerian Agama, para nazhir, akademisi dan para ahli. SKKNI ini menjadi sebuah prasyarat dari proses sertifikasi nazhir,” jelasnya.
 Untuk itu, pemerintah memberikan apresiasi kepada para pihak yang telah terlibat secara aktif memberikan masukan dalam pengembangan SKKNI nazhir tersebut.
 “Pemerintah berharap SKKNI ini dalam waktu dekat dapat segera diterapkan. Sehingga para nazhir akan memiliki kualifikasi berstandar nasional sekaligus akan mendorong peningkatan kepercayaan publik terhadap pengelolaan wakaf,” imbuhnya.
Terkait pengembangan literasi dan edukasi perwakafan, Wapres menekankan, perlu mendapat perhatian bersama karena tingkat literasi wakaf yang masih rendah.  Ia pun mengimbau agar isu perwakafan ini dapat disosialisasikan kepada publik, yakni dengan memasukkan konten tentang wakaf yang lebih aplikatif dalam ceramah-ceramah keagamaan dan khutbah jumat.  Oleh karena itu, ia berharap Masyarakat Ekonomi Syariah (MES),  Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), dan kantor perwakilan Bank Indonesia di seluruh wilayah, dapat mendukung sosialisasi perwakafan ini, sekaligus berkontribusi dalam penyusunan materi sosialisasi tersebut dengan narasi yang mudah dipahami oleh masyakarat.
 Adapun untuk pemanfaatan teknologi dan platform digital, menurut Wapres penting untuk dikembangkan sebagai upaya peningkatan kesadaran berwakaf, pengelolaan wakaf, dan pelaporan pemanfaatan wakaf sehingga meningkatkan transparansi pengelolaan wakaf dan kredibilitas pengelola wakaf.
“Pemerintah juga berharap strategi Waqf Digital Ecosystem yang dikembangkan BWI akan dapat segera terimplementasi dengan baik. Melalui Waqf Digital Ecosystem ini, berbagai sistem digital pengelolaan wakaf yang dilaksanakan oleh stakeholder di luar BWI dapat terhubung dan terintegrasi dengan sistem digital yang dimiliki oleh BWI,” ucapnya.
 Sebelumnya, Ketua BWI Muhammad Nuh menyampaikan, saat ini Indonesia telah memasuki era baru kebangkitan perwakafan nasional dengan ditandai tumbuhnya kesadaran kolektif lintas struktur sosial, adanya savy-digital transformation-block chain technology, tumbuhnya kesadaran dalam mengelola aset wakaf berbasis Good Waqf Governance, adanya diversifikasi harta wakaf, diluncurkannya Cash Waqf Linked Sukuk- SWR 002, serta meningkatnya sinergi antara Islamic Social Finance dan Islamic Comercial Finance.
“Kalau dulu perwakafan itu hanya dilakukan oleh kelompok tertentu yang dianggap sebagai orang yang berkecukupan tapi sekarang dilakukan oleh siapa saja, kemudian kawan-kawan nazhir sudah tidak lagi enggan bahkan menjadi terbiasa dalam pengelolaan wakaf menggunakan teknologi, serta perwakafan sudah mengikuti pola manajeman modern yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik secara periodik,” jelasnya.
Hadir pula dalam acara tersebut Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Ketua 6 MES-Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury. Sementara, Wapres didampingi Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar serta Staf Khusus Wapres Bambang Widianto dan Masduki Baidlowi. (SM/SK-BPMI, Setwapres)
5 1 vote
Article Rating

Baja Juga

Comment

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed

DIT PMMB DAN TAMAN BUDAYA NTT GAET KAUM MILENIAL IKUT WORSHOP PERFILMAN

Sab, 9 Okt 2021 11:22:38am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG - Direktorat Perfilman, Musik dan Media Baru (Dit.PMMB) Kementerian Pendidikan kebudayaan, Riset dan Teknologi...

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat Berikan Apresiasi Kepada Kepala BKD

Sen, 4 Okt 2021 09:45:20pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM KUPANG - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyampaikan apresiasi Kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)...

Presiden Joko Widodo Resmikan Terminal Baru Bandara Mopah di Merauke

Ming, 3 Okt 2021 07:59:32am

MERAUKE. NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM - Presiden Joko Widodo meresmikan terminal baru Bandara Mopah di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, pada Minggu, 3...

Langkah Nyata TPKAD dalam Meningkatkan Perekonomian Daerah

Rab, 29 Sep 2021 10:51:42am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG - Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) merupakan wadah koordinasi antar instansi dan stakeholder berperan...

Polri Soal Waspada Gangguan Kamtibmas Akhir Tahun : Kedepankan Preemtif, Preventif dan Represif

Sen, 27 Sep 2021 11:57:06pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA – Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD meminta aparat Kepolisian dan...

Wagub JNS : NTT Bangga Atas Prestasi Raju Sena Seran

Sab, 25 Sep 2021 05:31:25pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG - Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (JNS) menerima Raju Sena Seran, Atlet Peraih Medali Perak dan Perunggu PON XX...

DEKRANASDA NTT LAUNCHING “HAYDRINK” LIBATKAN MAHASISWA FARMASI

Jum, 24 Sep 2021 08:16:15am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG - Dewan Kerajinan Nasional Daerah ( Dekranasda) Provinsi NTT berkolanborasi  dengan Dapur Kelor Indonesia...

GUBENRNUR NTT : PARA ARSITEK ADALAH MANUSIA IMAJINATIF

Kam, 23 Sep 2021 11:43:45am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) beraudiens dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI)  NTT di ruang...

Kemendagri Revisi Peraturan Tentang Pengelolaan Aset Desa

Kam, 23 Sep 2021 05:49:19am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, BOGOR - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Kementerian dan  Lembaga terkait menyelenggarakan  “Workshop...

MENGGUGAT HARAPAN KAUM PAPA DI MUSIM PANDEMI

Jum, 17 Sep 2021 09:57:32am

Wajah-wajah diam  berbalut masker berdiri di pintu rumah tak beratap sambil memandang kosong jauh mengambang. Tatapan mata mereka tampak layu tak...

MASTER IKLAN PEMPTOV NTT 17 AGUSTUS

Video Terbaru

iklan-bupati-ende-yg-di-pake
Iklan Ucapan Natal Dinas PUPR Prov NTT 2020

Berita Terbaru

Pendidikan Terbaru

Pendidikan Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Lewat ke baris perkakas