News Aspirasi Rakyat - Faktual, Investigatif, Berimbang
Foto

KUPANG, NEWS ASPIRASI RAKYAT.com – Masyarakat Nusa Tanggara Timur (NTT), memiliki beragam motif kain Tenun Tradisional yang dijadikan bahan dasar  berpakain bagi penduduknya dalam  kegiatan adat-istiadat, ritus, masuk minang, penghormatan tamu, simbol mengikat persatuan. Saat menggunaan dan memakai kain tradisional, kita seakan mengarungi lembaran dokumen sejarah kehidupan masyarakat yang membuatnya pada jaman tertentu.

Hal ini diungkapkan oleh Pieter Kembo, yang adalah Seniman Teater dan penerima Anugerah Kebudayaan NTT bidang Pencipta, Pelopor dan Pembaru, yang ditemui saat kesibukannya menulis buku ‘Menoreh Jejak Nilai Budaya Masyarakat NTT’ di Sekretariat Asosiasi Dokumenteris Nasional cabang Kupang, bilangan jalan Supul Raya Perumnas Kota Kupang, pada beberapa hari lalu.

Menurut Pieter, Keberadaan Tenun NTT dalam hidup masyarakat memiliki nilai ekonomi, nilai sosial dan nilai budaya. Jaman dulu, seorang laki-laki bersedia berikan belis sebanyak apa yang diminta bagi perempuan yang pandai menenun.

Katanya, motif-motif dalam kain tenun menggambarkan kehidupan masyarakat pada kurun waktu tertentu. Simbol-simbol kain tenun mengandung nilai  keperkasaan membangun hidup berkeluarga, mengandung nilai persatuan yang kokoh dan memiliki simbol kepahlawanan dan kekuasaan pada zaman dulu. Oleh suku tertentu, Kain Tenun dipercaya dapat memberiakan sugesti kekuatan pada suatu tindakan.

“Kain tenun adalah benda mati, tetapi merupakan saksi hidup dari suatu budaya yang dapat mengungkapkan salah satu sisi kebudayaan,”ucap Pieter.

Kata Pieter, Kain Tenun Tradisional memiliki beberapa unsur kebudayaan di dalamnya yaitu, unsur Pengetahuan Tradisional, unsur Teknologi Tradisional, unsur Adat-istiadat dan unsur Kebudayaan bidang Seni.

Dia menjelaskan, Kain Tenun Tradisional memiliki unsur kebudayaan bidang Pengetahuan Tradisional karena kemampuan membuat campuran bahan alam berupa daun dan kulit pohon menjadi pewarna dan membuat benang dari kapas.

Memiliki unsur Teknologi Tradisional karena memakai alat-alat tradisional dalam menenun, memiliki unsur Adat-Istiadat, karena dipakai untuk berbagai kegiatan upacara adat, perkawinan adat, belis, dan penghormatan tamu. Memiliki unsur Seni karena memiliki desain dan motif serta warna yang menarik dan indah dipakai.

Dijelaskannya, bahwa cara berpakaian Adat dilengkapi dengan motif bernilai luhur oleh orang-orang adalah suatu bentuk Penghayatan kepada Tuhan Maha Pencipta yang diyakini selalu menuntun  kehidupan mereka dari waktu ke waktu.

“Karena memiliki nilai-nilai budaya luhur, maka Kerajinan Tenun Tradisional NTT yang belum didata kiranya diinventarisasi oleh pemerintah untuk menjadi kekayaan budaya Indonesia sehingga keutuhan nilai-nilai budaya luhurnya tetap lestari,”ujarnya. (SamTGD/NewsAr)

5 1 vote
Article Rating

Baja Juga

Comment

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed

Proyek Insenerator Dinas LHK NTT Senilai Rp 5,9 M Bermasalah

Sab, 10 Jul 2021 12:39:24am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG – Proyek pembangunan Insenerator (mesin pengolah limbah B3) senilai  Rp 5,9 Milyar pada Dinas  Lingkungan Hidup...

Desa Kaeneno Terang, Kades dan Masyarakat Ucap Terimakasih Bapak Gubernur

Kam, 8 Jul 2021 05:07:04pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), Kamis 08/07/2021, bertempat di ruang kerjanya, ...

Pusat Kajian Pendidikan dan Budaya Dewantara Lakukan Webinar Kebangsaan Untuk  Menguatkan Rasa Nasionalisme

Rab, 7 Jul 2021 09:28:11am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA - Pusat Kajian Pendidikan dan Budaya Dewantara/Yayasan Karakter Pancasila, melakukan kegiatan Webinar Kebangsaan...

Pemimpin Harus Mampu Tarik Orang Lain Dengan Teladan

Sel, 29 Jun 2021 03:30:49am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, Kupang - Wakil Gubernur NTT,  Josef Nae Soi (JNS)  menegaskan, pemimpin harus mampu mewujudkan semangat perubahan lewat...

Vaksinasi Covid-19 bagi Anak 12-17 Tahun Segera Dimulai

Sen, 28 Jun 2021 10:12:16pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA - Pemerintah akan segera melakukan vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak berusia 12-17 tahun. Hal tersebut dipastikan...

Pengukuhan dan Pelantikan DPD Ikatan Alumni Lemhanas Provinsi NTT masa jabatan 2021-2026

Jum, 25 Jun 2021 01:51:54am

NEWS ASPIRASI RAKYAR.COM, KUPANG - Ketua Umum DPD DPD Ikatan Alumni Lemhanas, Jend. TNI. Purnawirawan Agum Gumelar melantik Dewan Pengurus Daerah...

Pater Gregorius Neonbasu SVD : Tari Perang Bernilai Sosial Untuk Kepentingan Bersama

Rab, 23 Jun 2021 05:33:37am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG – Pater Gregorius Neonbasu, SVD, yang adalah seorang antropolg asal NTT ini, mengatakan bahwa pada umumnya Tarian...

Ketua Umum PWRI Minta Bupati Bogor Jelaskan Maksud Ucapan Wartawan Bodrex

Sel, 22 Jun 2021 05:15:40pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Dr. Suriyanto PD angkat bicara terkait penyataan Bupati...

Kabid Kebudayaan TTS Oktan Betty : Tari  Ma’ekat adalah Tari Pengikat Persaudaraan  Setelah Perang

Sen, 21 Jun 2021 03:53:25am

NEWS ASPIRASI RAKYAT, SOE TTS – Tari Ma’ekat adalah Tari pengikat kembali persaudaraan yang sebelumnya telah terjadi silang pendapat dan...

Tim Peneliti BPNB Provinsi Bali : Tari Ma’ekat Adalah Ceritera Kegigihan Perang Manjaga Tanah Ulayat

Ming, 20 Jun 2021 04:47:39pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, SOE TTS – Tim Peneliti Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Provinsi Bali, yang terdiri dari I Gusti Ayu Armini,...

Video Terbaru

iklan-bupati-ende-yg-di-pake

Berita Terbaru

Pendidikan Terbaru

Pendidikan Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Lewat ke baris perkakas