News Aspirasi Rakyat - Faktual, Investigatif, Berimbang

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM

ENDE – Balai Pelayanan Pelelangan Jasa Konstruksi (BP2JK) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Direktorat Bina Konstruksi Kementerian PUPR diminta membatalkan pengumuman pemenang tender Jalan Nasional Trans Flores, Ruas Nangaroro-Maunori-Raja senilai Rp 32,8 M.

Tender proyek pembangunan jalan nasional, ruas Nangaroro-Maunori-Raja  senilai Rp 32.800.499.000,-  yang dibiayai dari dana APBN Tahun Anggaran (TA) 2021 menuai masalah. Penetapan pemenang proyek tersebut  oleh  Balai Pelayanan Pelelangan Jasa Konstruksi (BP2JK) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Direktorat Bina Konstruksi Kementerian PUPR mendapat sanggahan dari peserta tender PT. Novita Karya Taga.

Direktris PT. Novita Karya Taga, Hendrika Lede melalui Surat Sanggahan eletroniknya tertanggal 19 November 2020, merasa dirugikan karena digugurkan dalam proses tender tersebut. Menurutnya, Pokja menggunakan kriteria evaluasi yang salah dan bertentangan dengan aturan.

“Pokja menggunakan kriteria yang salah dan menggugurkan penawaran kami. Pokja menggunakan kriteria untuk proyek dengan nilai di atas Rp 50 M. Padahal proyek yang ditender hanya senilai Rp 32,8 M. Jadi alasan Pokja menggugurkan perusahaan kami sama sekali tidak berdasar dan bertentangan dengan aturan,” tandas Henderika yang ditemui tim media ini dikediamannya, Rabu (16/12/20).

Hendrika menjelaskan, Pokja menggugurkan PT Novita Karya Taga dengan alasan tidak menyampaikan penyedia jasa pekerjaan konstruksi spesialis pada pekerjaan utama (penyedia jasa dengan sub kualifikasi SP 012/pasangan batu) dan tidak menyampaikan penyedia jasa pekerjaan konstruksi kualifikasi kecil untuk pekerjaan bukan pekerjaan utama (pekerjaan patok kilometer).

“Padahal kriteria itu berlaku untuk proyek dengan nilai diatas Rp 50 M.  Sedangkan nilai proyek yang diikutinya hanya sekitar Rp 32,8 M. Pokja hanya mencari-cari alasan,” tandasnya.

Hendrika mengungkapkan kekecewaannya atas sikap pokja BP2JK yang tidak mengundang perusahaannya untuk mengikuti evaluasi. “Pokja mengundang perusahaan nomor urut 3 atas nama PT. Telaga Pasir Kuta yang beralamat di Bandung dan memiliki AMP di Bandung. Diduga yang membawa perusahaan PT. Telagga Pasir Kuta tersebut adalah PT AGG yang pada tahun 2019 lalu di PHK karena tidak mampu menyelesaikan pekerjaannya,” ungkapnya.

Henderika menduga adanya kesengajaan dari Pokja dengan mengulur-ulur waktu untuk memberikan waktu kepada ‘jagoannya’ untuk melengkapi syarat tender.  “Panitia pokja mundurkan waktu dari tanggal 2 ke tanggal 8 Desember untuk penentuan pemenang.  Ini memberi peluang untuk perusahaan nomor urut 3 melengkapi data data perusahaan yang di subkon,” tandasnya. 

Dalam sanggahan elektroniknya, Hendrika memaparkan, Pokja menggugurkan PT Novita Karya Taga dengan alasan tidak menyampaikan penyedia jasa pekerjaan konstruksi spesialis pada pekerjaan utama (penyedia jasa dengan sub kualifikasi SP 012/pasangan batu) dan tidak menyampaikan penyedia jasa pekerjaan konstruksi kualifikasi kecil untuk pekerjaan bukan pekerjaan utama (pekerjaan patok kilometer).

Untuk itu, tulis Henderika lebih lanjut, PT. Novita Karya Taga meminta kepada BP2JK agar membatalkan hasil pelelangan paket pekerjaan pembangunan jalan Nangaroro – Maunori – Raja yang telah menetapkan PT. Telaga Pasir Kuta (pemenang urutan ke 3) sebagai pemenang.

Henderika menjelaskan, penawaran perusahaannya (PT. Novita Karya Taga, red,-) dalam tender tersebut senilai Rp 28.215.056.458. Sedangkan pemenang lelang, PT. Telaga Pasir Kuta nilai penawarannya sebesar  Rp.28.371.866.000.00.  “Artinya terdapat selisih harga penawaran terhadap pemenang lelang yaitu PT Telaga Pasir Kuta,” ungkapnya.

Dengan demikian, jika mencermati selisih harga penawaran antara pemenang tender urutan tiga atas nama PT. Telaga Pasir Kuta dengan perusahaan No. Urut 2 atas nama PT. Novita Karya Taga, terdapat potensi kerugian negara yang cukup besar karena Pokja hanya mencari – cari alasan yang tidak substansi untuk menggugurkan PT Novita Karya Taga.

Alasan pokja menggugurkan penawaran PT Novita Karya Taga, sama sekali tidak berdasar dan bertentangan dengan aturan.  “Karena pokja menggunakan kriteria evaluasi sesuai ketentuan dokumen pemilihan bab lll, (huruf E , angka 29. 13, huruf d), angka (2) yaitu untuk paket pekerjaan dengan nilai pagu anggaran diatas 50. 000. 000. 000,” tulis Henderina Lede dalam surat.

Seharusnya, pokja menggunakan kriteria evaluasi sesuai ketentuan dokumen pemilihan bab lll, (huruf E, angka 29. 13, huruf d) angka (1). Jika kriteria ini yang dipakai maka tidak wajib menominasikan atau mencantumkan nama sub penyedia jasa spesialis maupun penyedia jasa usaha kecil.

Menurut Hendrika Lede, di dalam dokumen pemilihan bab lll, instruksi kepada peserta (IKP) huruf E, pembukaan dan evaluasi dokumen penawaran dan kualifikasi angka 29.13, evaluasi teknis huruf d,  Paket pekerjaan dengan nilai pagu anggaran di atas Rp 25 M sampai dengan Rp 50 M maka wajib mensubkontrakan sebagian pekerjaan utama kepada penyedia jasa spesialis (apabila telah bersedia penyedia jasa spesialis). Namun Pokja menggunakan kriteria evaluasi untuk proyek dengan nilai di atas Rp 50 M. (NEWSAR/tim)

5 1 vote
Article Rating

Baja Juga

Comment

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed

Proyek Insenerator Dinas LHK NTT Senilai Rp 5,9 M Bermasalah

Sab, 10 Jul 2021 12:39:24am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG – Proyek pembangunan Insenerator (mesin pengolah limbah B3) senilai  Rp 5,9 Milyar pada Dinas  Lingkungan Hidup...

Desa Kaeneno Terang, Kades dan Masyarakat Ucap Terimakasih Bapak Gubernur

Kam, 8 Jul 2021 05:07:04pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), Kamis 08/07/2021, bertempat di ruang kerjanya, ...

Pusat Kajian Pendidikan dan Budaya Dewantara Lakukan Webinar Kebangsaan Untuk  Menguatkan Rasa Nasionalisme

Rab, 7 Jul 2021 09:28:11am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA - Pusat Kajian Pendidikan dan Budaya Dewantara/Yayasan Karakter Pancasila, melakukan kegiatan Webinar Kebangsaan...

Pemimpin Harus Mampu Tarik Orang Lain Dengan Teladan

Sel, 29 Jun 2021 03:30:49am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, Kupang - Wakil Gubernur NTT,  Josef Nae Soi (JNS)  menegaskan, pemimpin harus mampu mewujudkan semangat perubahan lewat...

Vaksinasi Covid-19 bagi Anak 12-17 Tahun Segera Dimulai

Sen, 28 Jun 2021 10:12:16pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA - Pemerintah akan segera melakukan vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak berusia 12-17 tahun. Hal tersebut dipastikan...

Pengukuhan dan Pelantikan DPD Ikatan Alumni Lemhanas Provinsi NTT masa jabatan 2021-2026

Jum, 25 Jun 2021 01:51:54am

NEWS ASPIRASI RAKYAR.COM, KUPANG - Ketua Umum DPD DPD Ikatan Alumni Lemhanas, Jend. TNI. Purnawirawan Agum Gumelar melantik Dewan Pengurus Daerah...

Pater Gregorius Neonbasu SVD : Tari Perang Bernilai Sosial Untuk Kepentingan Bersama

Rab, 23 Jun 2021 05:33:37am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG – Pater Gregorius Neonbasu, SVD, yang adalah seorang antropolg asal NTT ini, mengatakan bahwa pada umumnya Tarian...

Ketua Umum PWRI Minta Bupati Bogor Jelaskan Maksud Ucapan Wartawan Bodrex

Sel, 22 Jun 2021 05:15:40pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Dr. Suriyanto PD angkat bicara terkait penyataan Bupati...

Kabid Kebudayaan TTS Oktan Betty : Tari  Ma’ekat adalah Tari Pengikat Persaudaraan  Setelah Perang

Sen, 21 Jun 2021 03:53:25am

NEWS ASPIRASI RAKYAT, SOE TTS – Tari Ma’ekat adalah Tari pengikat kembali persaudaraan yang sebelumnya telah terjadi silang pendapat dan...

Tim Peneliti BPNB Provinsi Bali : Tari Ma’ekat Adalah Ceritera Kegigihan Perang Manjaga Tanah Ulayat

Ming, 20 Jun 2021 04:47:39pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, SOE TTS – Tim Peneliti Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Provinsi Bali, yang terdiri dari I Gusti Ayu Armini,...

Video Terbaru

iklan-bupati-ende-yg-di-pake

Berita Terbaru

Pendidikan Terbaru

Pendidikan Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Lewat ke baris perkakas