News Aspirasi Rakyat - Faktual, Investigatif, Berimbang
7 Mei 2021

Permohonan Kepailitan Tidak Memerlukan Izin OJK

Admin - Dilihat 24 kali
Foto
NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA | Permohonan Kepailitan alias Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) tidak memerlukan izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Demikian dikatakan Irvan Rahardjo, saksi ahli yang diajukan para nasabah Asuransi Jiwasraya sebagai Penggugat PKPU dalam  perkara Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Hutang Nomor 170/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN antara Ruth Theresia dan Tomy Yoesman  sebagai Para Pemohon PKPU melawan
PT Asuransi Jiwasraya (Persero ) sebagai Termohon PKPU pada Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, Kamis 6 Mei 2021.
“Permohonan kepailitan dapat diajukan oleh Debitur dan Kreditur (nasabah, red). Pengajuan kepailitan tidak memerlukan izin OJK,” jelas Rahardjo saat memberikan keterangan saksi.
Ia memaparkan, Kewenangan Pengajuan Kepailitan sesuai Pasal 2 ayat 1), 2) , 3) , 4) dan 5) UU PKPU menunjukkan bahwa pihak yang dapat mengajukan permohonan pailit bagi seorang debitur (perusahaan, red) adalah debitur yang bersangkutan dan kreditur (nasabah, red).
“Jika Debitur yang mengajukan permohonan pailit terhadap dirinya, maka debitur harus dapat mengemukakan dan membuktikan bahwa debitur tersebut memiliki lebih dari satu kreditur,” ujar Rahardjo, penulis Buku ROBOHNYA ASURANSI KAMI, Sengkarut Jiwasraya.
Selain itu, lanjutnya, debitur sebagai pemohon kepailitan harus dapat membuktikan ketidakmampuannya dalam membayar utangnya. “Debitur harus bisa membuktikan bahwa ia tidak dapat membayar  kreditur yang telah jatuh tempo dan dapat ditagih,” ucapnya.
Selain debitur, jelas Rahardjo, pihak yang dapat mengajukan permohonan PKPU alias pailit adalah para nasabah sebagai kreditur. “Kreditur atau Para Kreditur sebagai salah satu pihak yang dapat mengajukan permohonan kepailitan. Sehingga nasabah tidak memerlukan izin OJK untuk mengajukan permohonan kepailitan,” tandasnya.
Rahardjo, beberapa definisi kepailitan menurut para ahli, antara lain 1). Menurut Munir Fuady, yang dimaksud dengan pailit atau bangkrut adalah suatu sitaan umum atas seluruh harta debitor agar dicapainya perdamaian antara debitor dan para kreditor atau agar harta tersebut dapat dibagi-bagi secara adil di antara para kreditor; 2) R. Subekti berpendapat bahwa kepailitan adalah suatu usaha bersama untuk mendapatkan pembayaran bagi semua orang yang berpiutang secara adil; 3) H. M. N. Puwosutjipto berpendapat bahwa kepailitan adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan peristiwa pailit. Pailit adalah keadaan berhenti membayar (utang-utangnya).
Sedangkan dalam Undang-Undang Kepailitan (UUKPKPU) Pasal 1 ayat (1), bahwa: Kepailitan adalah sita umum atas semua kekayaan debitor pailit yang penguasaan dan pemberesannya dilakukan oleh kurator di bawah pengawasan Hakim Pengawas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, PT. Asuransi Jiwasraya menuai gugatan hukum dari para nasabah yang mengajukan permohonan gugatan PKPU atau Kepailitan. Para nasabah mendaftarkan beberapa gugatan PKPU sekaligus di Pengadilan Jakarta Pusat.
Gugatan tersebut sedang disidangkan di PN Jakarta Pusat. Para nasabah sebagai Penggugat menolak penunjukan Kejari Jakarta Pusat sebagai kuasa hukum PT. Jiwasraya. (NEWSAR/tim)
0 0 votes
Article Rating

Baja Juga

Comment

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed

Gubernur VBL Kunjungi Kampus ATK Kupang

Rab, 16 Jun 2021 08:18:01am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan kunjungan ke Kampus Akademi Teknik Kupang (ATK) pada selasa...

Program Kampus Merdeka Siapkan Mahasiswa yang Mampu Hadapi Tantangan Perubahan Global

Sel, 15 Jun 2021 06:50:28pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA - Perubahan global yang terjadi dengan sangat cepat dan tak terduga menimbulkan tantangan tersendiri bagi seluruh...

Polres Ende Lakukan Latihan Pra Operasi Berantas Premanisme dan Kenakalan Remaja

Sel, 15 Jun 2021 05:47:29pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, ENDE -  Melalui Bimtek Latihan Pra Operasi Kita Tingkatkan Profesionalisme Polri dalam Pemberantasan Aksi Premanisme,...

Penasehat Hukum JCNS Kecewa Dengan Putusan Majelis Hakim dan Siap Lapor Komisi Yudisial

Sel, 15 Jun 2021 07:47:06am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG -  Vonis (keputusan, red) Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Oelamasi, Kabupaten Kupang yang menyidangkan kasus...

Empat Muda-Mudi NTT Raih Anugerah Putri-Putri Tari Indonesia 2021

Sel, 15 Jun 2021 06:37:58am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, MAUMERE - Empat (4) Putera-Puteri Tari Nusa Tenggara Timur berhasil meraih prestasi membanggakan dan mengharumkan nama...

Ketua Umum PWRI, Dr. Suryanto PD Mengutuk Keras Tindakan Premanisme Terhadap Wartawan

Sen, 14 Jun 2021 12:21:37am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA – Aksi terror kepada wartawan kembali terjadi. Rumah wartawan Harian Metro 24, Sofyan, dibakar oleh orang oleh...

Pemprov Kaltara Serahkan Bantuan Bagi Korban Bencana Alam Seroja di NTT

Jum, 11 Jun 2021 02:47:57pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara turut memberikan bantuan bagi para korban bencana alam seroja di NTT. Bantuan...

Transmigran Morowali Ditelantarkan, Anwar Hafid : Saya Sedih dan Kecewa

Jum, 11 Jun 2021 02:02:06pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, MOROWALI - Anggota Komisi II DPR RI  Fraksi Partai Demokrat, Drs H Anwar Hafid MSi merasa sangat berdosa dengan masyarakat...

Polri Ingatkan Aksi Premanisme Tak Ada Ruang di Indonesia : Kami Tindak Tegas

Jum, 11 Jun 2021 11:32:43am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, SURABAYA – Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, Jumat (11/6/2021) pagi, menyampaikan bahwa saat ini Polri...

OJK Dukung Perkembangan Ekonomi Digital Melalui Transformasi di Sektor Jasa Keuangan

Kam, 10 Jun 2021 08:10:05pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA - Sektor keuangan merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dalam perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Untuk...

Video Terbaru

iklan-bupati-ende-yg-di-pake

Berita Terbaru

Pendidikan Terbaru

Pendidikan Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Lewat ke baris perkakas