News Aspirasi Rakyat - Faktual, Investigatif, Berimbang
Follow Us
Foto
KUPANG, NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM | Tim Percepatan Penyelesaian Batas Daerah Pusat bersama Pemerintah Provinsi  Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (18/5) bertempat diruang Rapat Gubernur melakukan Fasilitasi Penyelesaian Segmen Batas antar Kabupaten/Kota wilayah di Nusa Tenggara Timur.
Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi memimpin langsung rapat tersebut didampingi oleh Direktur Kawasan, Perkotaan dan Batas Negara Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Dr. Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, M.Si serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Drs. Benyamin Lola, M.Pd selaku moderator.
Rapat tersebut turut dihadiri oleh Bupati Kupang, Korinus Masneno, Wakil Walikota Kupang, Herman Man, Bupati Malaka, Simon Nahak, Bupati Sumba Tengah Paulus Sekayu Karugu Limu, Bupati Sumba Barat Yohanis Dadi, Bupati Sumba Barat Daya, Kornelius Kodi Mete, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Timor Tengah Selatan, Unsur Forkopimda serta Pimpinan Perangkat Daerah terkait.
Wagub Nae Soi dalam arahannya menegaskan bahwa penyelesaian penegasan batas daerah ini menjadi penting sebagai mandat dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang dimana UU Cipta Kerja tersebut dapat mempermudah mengatasi permasalahan perizinan yang rumit dengan banyaknya regulasi Pusat dan Daerah.
“Ini penekanan langsung dari Bapak Presiden Joko Widodo bahwa permasalahan batas daerah itu harus diselesaikan paling lambat bulan Juni tahun 2021, tidak boleh lebih dari itu, mengingat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dimana Investasi harus segera masuk keseluruh Provinsi dan apabila batas daerah ini belum terselesaikan maka akan menyulitkan Investasi masuk ke negara kita,” jelas Wagub Nae Soi.
“Oleh sebab itu saya berterima kasih kepada teman-teman sekalian dari Pusat yakni Tim Percepatan Penegasan Batas Daerah dan para Kepala Daerah terkait yang sudah bekerja keras untuk mengatasi permasalahan sengketa batas wilayah ini,” tambah Wagub Josef.
Diharapkan dengan terselesaikannya penegasan batas daerah maka revisi rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten/Kota mengacu pada Batas Daerah yang telah ditetapkan oleh Kemendagri akan membuat iklim investasi akan membaik dan akan tercipta lebih banyak lagi lapangan pekerjaan.
Sementara itu Direktur Kawasan, Perkotaan dan Batas Negara Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Thomas Umbu Pati yang juga selaku Ketua Tim Percepatan Penegasan Batas Daerah mengatakan bahwa percepatan penyelesaian segmen batas daerah menjadi prioritas mengingat perintah langsung dari Presiden Jokowi.
“Mengingat apa yang sudah disampaikan oleh Bapak Wagub sebagaimana arahan dari Bapak Presiden bahwa target kita adalah bulan Juni, maka kami ditugaskan untuk terjun keseluruh wilayah Indonesia dalam waktu yang relatif singkat untuk memfasilitasi percepatan penyelesaian segmen batas daerah ini,” jelas Thomas.
“Untuk itu, kesepakatan antar dua daerah menjadi Ikatan dan pegangan bagi kami Kemendagri untuk terbitkan Permendagri terkait batas daerah. Oleh karena itu kita harus bersama untuk menyelesaikan hal ini, sehingga betul-betul apa yang sudah disampaikan oleh Bapak Presiden untuk mendukung Undang-Undang Cipta kerja dapat kita wujudkan terkait aspek investasi serta demi kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Dalam rapat tersebut dihasilkan beberapa kesepakatan yang dituangkan dalam Berita Acara yakni meliputi Berita Acara Kesepakatan Pemerintah Kabupaten Kupang bersama Pemerintah Kota Kupang No.55/BADIII/V/2021, Berita Acara Kesepakatan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Malaka No.56/BADIII/V/2021, Berita Acara Kesepakatan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat bersama Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya No.57/BADIII/V/2021, dan Berita Acara Kesepakatan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat bersama Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah No.58/BADIII/V/2021.
Dalam Berita Acara Kesepakatan tersebut pada prinsipnya tidak terdapat permasalahan batas daerah, dan semua daerah yang bersangkutan sepakat terhadap penarikan garis batas wilayah yang telah ditetapkan tersebut. (NewsAR/Red)
Sumber : Siaran Pers Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov. NTT
Editor    : Vhegas/NewsAR
 
 
0 0 votes
Article Rating

Baja Juga

Comment

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed

Proyek Insenerator Dinas LHK NTT Senilai Rp 5,9 M Bermasalah

Sab, 10 Jul 2021 12:39:24am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG – Proyek pembangunan Insenerator (mesin pengolah limbah B3) senilai  Rp 5,9 Milyar pada Dinas  Lingkungan Hidup...

Desa Kaeneno Terang, Kades dan Masyarakat Ucap Terimakasih Bapak Gubernur

Kam, 8 Jul 2021 05:07:04pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), Kamis 08/07/2021, bertempat di ruang kerjanya, ...

Pusat Kajian Pendidikan dan Budaya Dewantara Lakukan Webinar Kebangsaan Untuk  Menguatkan Rasa Nasionalisme

Rab, 7 Jul 2021 09:28:11am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA - Pusat Kajian Pendidikan dan Budaya Dewantara/Yayasan Karakter Pancasila, melakukan kegiatan Webinar Kebangsaan...

Pemimpin Harus Mampu Tarik Orang Lain Dengan Teladan

Sel, 29 Jun 2021 03:30:49am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, Kupang - Wakil Gubernur NTT,  Josef Nae Soi (JNS)  menegaskan, pemimpin harus mampu mewujudkan semangat perubahan lewat...

Vaksinasi Covid-19 bagi Anak 12-17 Tahun Segera Dimulai

Sen, 28 Jun 2021 10:12:16pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA - Pemerintah akan segera melakukan vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak berusia 12-17 tahun. Hal tersebut dipastikan...

Pengukuhan dan Pelantikan DPD Ikatan Alumni Lemhanas Provinsi NTT masa jabatan 2021-2026

Jum, 25 Jun 2021 01:51:54am

NEWS ASPIRASI RAKYAR.COM, KUPANG - Ketua Umum DPD DPD Ikatan Alumni Lemhanas, Jend. TNI. Purnawirawan Agum Gumelar melantik Dewan Pengurus Daerah...

Pater Gregorius Neonbasu SVD : Tari Perang Bernilai Sosial Untuk Kepentingan Bersama

Rab, 23 Jun 2021 05:33:37am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG – Pater Gregorius Neonbasu, SVD, yang adalah seorang antropolg asal NTT ini, mengatakan bahwa pada umumnya Tarian...

Ketua Umum PWRI Minta Bupati Bogor Jelaskan Maksud Ucapan Wartawan Bodrex

Sel, 22 Jun 2021 05:15:40pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Dr. Suriyanto PD angkat bicara terkait penyataan Bupati...

Kabid Kebudayaan TTS Oktan Betty : Tari  Ma’ekat adalah Tari Pengikat Persaudaraan  Setelah Perang

Sen, 21 Jun 2021 03:53:25am

NEWS ASPIRASI RAKYAT, SOE TTS – Tari Ma’ekat adalah Tari pengikat kembali persaudaraan yang sebelumnya telah terjadi silang pendapat dan...

Tim Peneliti BPNB Provinsi Bali : Tari Ma’ekat Adalah Ceritera Kegigihan Perang Manjaga Tanah Ulayat

Ming, 20 Jun 2021 04:47:39pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, SOE TTS – Tim Peneliti Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Provinsi Bali, yang terdiri dari I Gusti Ayu Armini,...

Video Terbaru

iklan-bupati-ende-yg-di-pake

Berita Terbaru

Pendidikan Terbaru

Pendidikan Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Lewat ke baris perkakas