News Aspirasi Rakyat - Faktual, Investigatif, Berimbang
BERITA KONAI NEWSASPIRASI

NEWS ASPIRASI RAKYAT

Kupang, Newsaspirasirakyat.com – Keluarga besar (anak dan/cucu) dari 5 ahli waris Johannis Konay meminta pihak Kepolisian Resort Kupang Kota (Polresta) untuk menghentikan ‘teror’ berupa pembongkaran rumah dan pagar milik warga yang mendiami tanah Kelurga Johannis Konay (yang masih disengketakan, red) oleh oknum-oknum yang diduga berasal dari Keluarga EK karena sangat meresahkan sekitar 2.000 kepala keluarga (KK) di sekitar Kelurahan Lasiana, Oesapa (lokasi Danau Ina, red) dan Oesapa Selatan (lokasi Pagar Panjang/Jl. El Tari II, red).

Demikian permintaan 5 ahli waris/ahli waris pengganti dari Johannis Konay dalam Jumpa Pers pada Sabtu (11/7/20) di Kelurahan Lasiana, Kota Kupang, NTT terkait dugaan aksi anarkis yang dilakukan oleh Keluarga EK yang sangat meresahkan warga yang bermukim di Kelurahan Lasiana, Oesapa dan Oesapa Selatan, Kota Kupang.

“Tanah yang disengketakan ini adalah tanah warisan, milik bersama keluarga besar Johannis Konay. Karena itu saya berharap kepada aparat keamanan yang ada di Kota Kupang ini, apabila ada yang melakukan tindakan anarkis, saya serahkan kepada pihak yang berwajib, dalam hal ini pihak Kepolisian untuk dihentikan,” tandas Markus Konay (ahli waris pengganti/Cucu Johannis Konay, red).

Menurut Markus Konay, ada sekitar 2.000 KK yang merasa terancam dan terindimidasi oleh ‘teror’ yang dilakukan oleh pihak keluarga EK yang secara sepihak mengklaim tanah di Kelurahan Lasiana, Oesapa dan Oesapa Selatan sebagai warisan milik keluarga EK. “Selama ini mau proses Sertifikat (Sertifikat Hak Milik/SHM, red) tapi terkendala masalah ini (sengketa dalam keluarga Konay, red),” ungkapnya.

Ribuan KK yang mendiami tanah sengketa, lanjut Markus Konay, saat ini merasa kebingungan.  “Mereka mau menghadap ke mana? Sekarang ada rumah warga yang dibongkar karena ada saudara-saudara saya yang mengklaim sepihak bahwa ini tanah milik EK.  Saya katakan ini bohong,” tandasnya.

Yang benar tanah itu, lanjut Markus, tanah tersebut adalah warisan milik keluarga besar Johannis Konay yang diwariskan kepada 6 orang anaknya, yakni Agustina Konay, Zakarias Konay, Santji Konay, Urbanus Konay, Esau Konay, dan Juliana Konay. “Jadi kalau ada yang menghklaim sepihak bahwa itu tanah mereka, saya katakan itu bohong,” tegasnya.

Karena itu, Markus menghimbau kepada Pemerintah Kota Kupang dan DPRD Kota Kupang untuk dapat memediasi kedua belah pihak agar tidak menimbulkan keresahan bagi ribuan warga setempat.  “Bagaimana baiknya agar tidak meresahkan dan mengorbankan masyarakat banyak sehingga masyarakat yang berada di wilayah Kelurahan Oesapa Selatan, Lasiana dan Oesapa bisa hidup tenang. Karena saat ini mereka resah oleh tindakan anarkis keluarga EK,” ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan salah satu ahli waris pengganti, Nikson Lili (Cucu Johannis Konay, red). “Saya minta agar ada ketegasan dari pihak keamanan. Karena ada kejadian-kejadian yang terus berlangsung beberapa malam. Kemarin itu sekitar jam 3 siang, diduga DK memimpin masa membongkar pagar rumah orang. Dimana kepolisian?” tanya Nikson setengah berteriak.

Selain itu, kata Nikson, ada kejadian kedua yang saja baru terjadi. “Rumah Rudi Basuki menjadi korban. Itu juga dipimpin DK. Saya berani katakan ini karena saya punya bukti video. Silahkan bapak-bapak ambil. Kita sudah lapor, bukti sudah kita serahkan, tapi di mana kepolisian? Memihak mereka atau kami? Harusnya kepolisian netral,” protesnya.

Menurut Nikson, tindakan teror dan anarkis itu harus buka kepada masyarakat melalui media. “Jangan hanya mereka yang katakan ini tanah EK, tidak benar itu.  Ini tanah warisan. Saya Nikson Lili, berbicara mewakili ahli waris.  Saya anak kandung dari Juliana Konay (anak kandung Johannis Konay yang hadir saat itu, red),” ujarnya.

Nikson menjelaskan, pihaknya (5 ahli waris Johannis Konay, red) selama ini kami sudah berusaha untuk menyelesaikan masalah sengketa tanah di dalam Keluarga Besar Johannis Konay namun tidak berhasil. “Kita sudah berulangkali berupaya menyelesaikan masalah ini, baik melalui pemerintah kelurahan, camat, dan kepolisian tapi tetap mereka menghindar. Ada apa?” tanyanya.

Nikson mensinyalir adanya ‘permaianan’ oknum-oknum tertentu agar masalah tersebut terus berkepanjangan. “Apakah karena mereka sudah dikasih tanah? Saya duga ada oknum-oknum pejabat pemerintah maupun keamanan yang sudah diberikan tanah sehingga mereka tidak bisa berbuat apa-apa?” ungkapnya. (NAR/tim)

 

5 1 vote
Article Rating

Baja Juga

Comment

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed

DIT PMMB DAN TAMAN BUDAYA NTT GAET KAUM MILENIAL IKUT WORSHOP PERFILMAN

Sab, 9 Okt 2021 11:22:38am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG - Direktorat Perfilman, Musik dan Media Baru (Dit.PMMB) Kementerian Pendidikan kebudayaan, Riset dan Teknologi...

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat Berikan Apresiasi Kepada Kepala BKD

Sen, 4 Okt 2021 09:45:20pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM KUPANG - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyampaikan apresiasi Kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)...

Presiden Joko Widodo Resmikan Terminal Baru Bandara Mopah di Merauke

Ming, 3 Okt 2021 07:59:32am

MERAUKE. NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM - Presiden Joko Widodo meresmikan terminal baru Bandara Mopah di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, pada Minggu, 3...

Langkah Nyata TPKAD dalam Meningkatkan Perekonomian Daerah

Rab, 29 Sep 2021 10:51:42am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG - Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) merupakan wadah koordinasi antar instansi dan stakeholder berperan...

Polri Soal Waspada Gangguan Kamtibmas Akhir Tahun : Kedepankan Preemtif, Preventif dan Represif

Sen, 27 Sep 2021 11:57:06pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, JAKARTA – Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD meminta aparat Kepolisian dan...

Wagub JNS : NTT Bangga Atas Prestasi Raju Sena Seran

Sab, 25 Sep 2021 05:31:25pm

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG - Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (JNS) menerima Raju Sena Seran, Atlet Peraih Medali Perak dan Perunggu PON XX...

DEKRANASDA NTT LAUNCHING “HAYDRINK” LIBATKAN MAHASISWA FARMASI

Jum, 24 Sep 2021 08:16:15am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG - Dewan Kerajinan Nasional Daerah ( Dekranasda) Provinsi NTT berkolanborasi  dengan Dapur Kelor Indonesia...

GUBENRNUR NTT : PARA ARSITEK ADALAH MANUSIA IMAJINATIF

Kam, 23 Sep 2021 11:43:45am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, KUPANG - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) beraudiens dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI)  NTT di ruang...

Kemendagri Revisi Peraturan Tentang Pengelolaan Aset Desa

Kam, 23 Sep 2021 05:49:19am

NEWS ASPIRASI RAKYAT.COM, BOGOR - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Kementerian dan  Lembaga terkait menyelenggarakan  “Workshop...

MENGGUGAT HARAPAN KAUM PAPA DI MUSIM PANDEMI

Jum, 17 Sep 2021 09:57:32am

Wajah-wajah diam  berbalut masker berdiri di pintu rumah tak beratap sambil memandang kosong jauh mengambang. Tatapan mata mereka tampak layu tak...

MASTER IKLAN PEMPTOV NTT 17 AGUSTUS

Video Terbaru

iklan-bupati-ende-yg-di-pake
Iklan Ucapan Natal Dinas PUPR Prov NTT 2020

Berita Terbaru

Pendidikan Terbaru

Pendidikan Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Lewat ke baris perkakas